Bupati Buteng Fokus Membangun Infrastruktur – Kendari Pos
Buton Tengah

Bupati Buteng Fokus Membangun Infrastruktur

Bupati Buteng, H Samahuddin (kiri) saat meninjau pekerjaan jalan dari arah RSUD Buteng menuju Simpang Lima Labungkari


KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 tak menghalangi tekad Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin membangun daerahnya. Program pembangunan infrastruktur yang sudah ditabalkan, pantang untuk ditunda. Sebut saja, pekerjaan pembukaan akses jalan simpang lima Labungkari, simpang empat Wamengkoli), tugu religi Buteng. Sementara pembangunan kantor bupati diproyeksi dibangun tahun 2021.

Roda pembangunan tetap berjalan dinamis, meski sebagian anggaran APBD telah direalokasi untuk penanganan Covid-19. Di tengah kesibukan melawan pandemi Covid-19, Bupati Buteng Samahuddin masih getol membangun daerah. “Pembangunan tak boleh berhenti walau masih dalam masa pandemi. Saya berharap, pekerjaan yang sementara dikerjakan bisa berjalan dengan baik dan lancar, baik itu disimpang lima labungkari, simpang empat (Wamengkoli) dan tugu religi,” ujar Bupati Buteng, Samahuddin kepada Kendari Pos, Minggu (19/7).

Bupati Samahuddin yang dikenal doyan blusukan meninjau proyek pekerjaan yang sedang berjalan itu memastikan proyek yang dia sebutkan akan tuntas tahun ini. Samahuddin gembira melihat progres pekerjaan yang rata-rata mencapai 50 persen. “Dalam kunjungan di lapangan, misalnya, di simpang lima labungkari, pembangunan jalan dari arah RSUD Buteng menuju simpang lima, dan simpang empat (Wamengkoli) sudah mencapai 50 persen. Khusus tugu religi sendiri, dalam waktu dekat ini mulai dibangun,” jelas Samahuddin.

Samahuddin menegaskan Pemkab Buteng merogoh APBD tahun 2020 untuk membiayai proyek-proyek tersebut. Setiap proyek pembangunan mendapat porsi anggaran yang bervariasi. Misalnya, jalan simpang lima Labungkari sebesar Rp 3,4 miliar. Volume pekerjaan dengan panjang 1.250 meter dan lebar 15 meter. “Pembangunan jalan simpang empat (Wamengkoli), sekira 1.000 meter dan lebar 15 meter. Saya lupa rincian anggarannya, tapi yang pasti miliar juga,” rinci Samahuddin.

Bupati Buteng pertama pilihan langsung rakyat itu menjelaskan pembangunan tugu religi akan dipusatkan di Labungkari sebagai ibu kota Kabupaten Buteng. “Desainnya disesuaikan dengan ajaran agama Islam. Yakni, tinggi tugu mencapai 30 meter (sesuai 30 juz Alquran), dengan lima segi (sesuai lima waktu salat) dan 17 anak tangga (sesuai peristiwa penting turunnya ayat pertama Alquran yakni pada malam 17 Ramadan),” kata Samahuddin.

Lalu mengapa kantor Bupati Buteng akan dibangun tahun 2021 ? Padahal kantor tersebut sangat penting untuk menunjang kerja kepala daerah dalam menakhodai pemerintahan dan pembangunan. Soal pertanyaan itu, Bupati Buteng Samahuddin punya jawaban. Kata dia, pembangunan kantor bupati saat ini belum bersifat mendesak. Dia bisa bekerja dikantor sederhana.

Yang terpenting baginya adalah memastikan pembangunan infrastruktur untuk menopang aktivitas ekonomi masyarakat menuju dalam meraih kesejahteraan. “Saya lebih fokus pada program yang lebih penting. Karena ini demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Sering saya katakan kepada masyarakat maupun OPD bahwa kita utamakan dulu pekerjaan yang sifatnya penting dalam meningkatkan ekonomi daerah maupun masyarakat,” tutupnya Samahuddin. (rud/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy