BPTD Wajibkan Mobil Kontainer Pasang Alat Pemantul Cahaya – Kendari Pos
Metro Kendari

BPTD Wajibkan Mobil Kontainer Pasang Alat Pemantul Cahaya

KENDARIPOS.CO.ID — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VXIII Sultra terus berupaya melakukan penertiban sarana transportasi angkutan darat. Dalam mengoptimalisasi hal itu, BPTD membangun sinergi bersama Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics and Forwarders Association (ALFI & ILFA). Upaya ini guna penggunaan alat pemantul cahaya (APC) untuk angkutan peti kemas yang ada di Sultra.

Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf mengatakan masih melakukan pelayanan secara optimal, terlebih dalam pengawasan angkutan barang. Saat ini, pihaknya telah berdiskusi bersama DPW ALFI & ILFA terkait beberapa regulasi penyelenggaraan peti kemas.
“Tadi kita sudah beritahukan kepada mereka tentang aturan PM 14 tahun 2007 tentang penyelenggaraan angkutan peti kemas dijalan dan PM 60 tahun 2019 tentang aturan angkutan jalan di jalan. Juga tadi dirangkaikan dengan pemasangan alat pemantul cahaya di angkutan barang. Dimana kalau trayek itu harus menggunakan stiker APC warna putih samping dan belakang, kemudian stiker merah dan untuk headnya itu kuning,” kata Benny dalam sosialisasi pemasangan alat pemantul cahaya (APC) di ruang rapat BPTD Wilayah XVIII Sultra, Selasa (28/7).

Potret angkutan peti kemas kata dia, memang masih banyak yang belum sesuai aturan. Banyak angkutan alat berat yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Makanya perlu ada tindakan khusus untuk membuat mereka patuh akan itu. Berdasarkan aturan yang ada, kontener juga perlu menggunakan APC. “Untuk pemasangan APC biasanya mereka berpikir biaya, padahal ini demi keselamatan. Sementara kalau mendiko kendaraannya dengan pemasangan stiker dan sebagainya itu dengan harga lebih tinggi mereka tidak masalah, padahal itu malah melanggar,” kata Benny.

Sementara itu, Ketua DPW ALFI & ILFA Sultra, H. Abraham, mengatakan Sultra khusus wilayah daratan itu angkutan peti kemas sekira 30 persen telah patuh dengan PM 14 dengan memasang APC namun masih ada sekira 70 persen belum patuh akan itu. “Kedepan kami komitmen kepatuhan akan PM 14 sudah harus 100 persen. Tapi disini kami meminta waktu untuk membenah ini. Kita memang sudah tergiur membeli APC, sebab cepat atau lambat, mau tak mau senang atau tidak senang regulasi pemerintah ini akan kita lakukan. Tapi kami dari Alfi meminta waktu mempersiapkan itu untuk semua angkutan peti kemas,”jelasnya.

Kendaraan yang dipakai kata dia mungkin banyak yang tidak layak. Untuk itulah, pihaknya akan melakukan langkah pembenahan. “Jadi sesungguhnya setiap mobil kita ini ada alat segitiga tapi terkadang supir tidak memasang itu. Namun karena sudah ada aturan yang mengatur itu jadi kita akan arahkan agar semua supir patuh. Artinya dengan komitmen seperti ini, tentu ini menjdi tugas kita semua bisa mendorong penertiban ini. Kedepan semoga Sultra angkutan peti kemas nya bisa menjadi percontoban semua, trailernya bisa 100 persen patuh semua,” tutupnya. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy