BPBD Konawe Pasang Alat Peringatan Gempa dan Tsunami – Kendari Pos
Konawe

BPBD Konawe Pasang Alat Peringatan Gempa dan Tsunami

Alat WRS penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang kini terpasang di kantor BPBD Konawe


KENDARIPOS.CO.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe memasang satu unit alat penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami atau warning receiver system (WRS). Alat seharga Rp 250 juta itu memiliki instrumen smart display dengan tipe layar sentuh berukuran 55 inch yang mampu menerima informasi kebencanaan secara real time.

Alat pemberian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari itu menjamin stakeholder menerima informasi gempa bumi dan potensi tsunami untuk menentukan langkah selanjutnya yang dapat segera diambil. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Konawe, Darmawan, mengatakan, percepatan penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, memastikan stakeholder khususnya pemangku kebencanaan dapat mengambil langkah penting secara cepat dalam penanganan. Sehingga, alat itu memiliki peran dalam memberikan manfaat nyata menyelamatkan warga dari bencana.

“Ini (WRS) bantuan dari BMKG Kendari. Alat ini menangkap informasi dari satelit ke receiver. Makanya, kita pasang juga antena WRS berukuran 97 cm di luar kantor BPBD Konawe,” ujar Darmawan, Rabu (8/7). Ia menyebut, perangkat WRS harus selalu dihidupkan selama 24 jam. Selain dilengkapi alarm yang berbunyi saat sistem menerima informasi gempa bumi, lanjut Darmawan, alat itu juga memiliki beberapa fitur penting lainnya. Misalnya, informasi gempa bumi real time dari BMKG secara otomatis serta peringatan dini tsunami.

“WRS juga dapat memperlihatkan shake map (peta guncangan) dan info skala modified mercally intensity (MMI) atau satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi,” tuturnya. Darmawan menjelaskan, WRS mempunyai kelebihan lain yakni menyimpan kontak Ponsel pemangku kebijakan di daerah setempat, misalnya Bupati dan Wakil Bupati, Sekretaris Kabupaten, Kapolres, Kapolsek, maupun para Camat.

Ia menuturkan, pihaknya akan segera memasukkan kontak Ponsel pemangku kepentingan yang ada kaitannya dengan pengambilan kebijakan terkait bencana tersebut. Ketika terjadi gempa bumi, secara otomatis informasi itu cepat mereka terima dan menyampaikan kepada warganya. Termasuk, langkah-langkah apa yang bakal diambil selanjutnya.

“Nomor yang bisa dimasukkan terbatas. Sebenarnya bisa banyak, hanya khawatirnya bisa terjadi error di alat tersebut,” ungkapnya. Ia menambahkan, untuk mencegah masuknya virus pada alat yang sudah terpasang di kantor BPBD Konawe itu, media penyimpanan apapun (USB, Flashdisk, CD) tidak dibolehkan untuk dipasang ke dalam komputer. Kalau pun terjadi gangguan, secara teknis pihaknya diarahkan untuk segera berkoordinasi ke BMKG Kendari.

“Sekali lagi, alat ini tidak bisa mendeteksi potensi bencana. Melainkan, sebagai penyampaian dan penyebarluasan informasi saja bahwa ada bencana,” tandas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Konawe itu. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy