Arief Budiman : Buku KPU Sultra jadi Warisan – Kendari Pos
Politik

Arief Budiman : Buku KPU Sultra jadi Warisan

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir menyerahkan buku tentang pemilu kepada Wakapolda Sultra Brigjen Pol Yan Sultra Indrajaya, kemarin (28/7) saat peluncuran buku di Aula KPU Sultra.

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra berhasil mengabadikan kisah perjalanan penyelenggara pemilu 2019. Cerita itu dimuat dalam empat judul buku yang dilaunching oleh Ketua KPU RI Arief Budiman secara virtual kemarin (28/7) di aula KPU Sultra.

Buku itu mencatat tentang dinamika penyelenggara dalam bertugas di lapangan, membaca data pemilih, infografis data mengenai permasalahan sengketa pemilihan dan output figure hasil pemilihan atau profil anggota DPRD yang terpilih tahun 2019.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengapresiasi KPU Sultra yang memproduksi buku tentang pemilu. Buku tersebut sangat penting, di tengah suasana politik yang sedang berlangsung tahun ini. Selain itu, buku itu juga bisa menjadi bahan penilaian masyarakat untuk memberikan pendapat atas kinerja yang dilakukan oleh KPU.

“Pemilu tidak cukup hanya untuk diingat. Tetapi harus ditulis. Warisan buku lebih baik dari pada warisan lainnya. Karena sifatnya akan utuh abadi dalam waktu yang panjang,”kata Arief Budiman.

Jika terdapat kunjungan KPU dari daerah lain ke KPU Sultra, kata Arief, maka cenderamata yang paling penting dan bernilai adalah sebuah buku. Nantinya, akan menjadi sebuah edukasi atau pembelajaran bagi daerah lain.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra Abdul Natsir Muthalib mengatakan dari buku tersebut, masyarakat dapat memberikan penilaian kepada kinerja penyelenggara pemilu. Jika publik menilai ada beberapa kecacatan prosedural pada proses penyelenggara pemilihan, maka dipersilakan untuk memberikan kritik, sebagai asupan positif bagi KPU untuk melakukan perbaikan kedepan. “Demikian jika kerja KPU telah baik, maka akan kami terus tingkatkan,”kata Abdul Natsir Muthalib saat membuka kegiatan launcing buku.

Sementara itu, Rektor UHO Prof. Muhammad Zamrun mengapresiasi terbitnya buku tersebut. Ia mengatakan, kehadiran buku ini menjadi sarana KPU dalam mengedukasi masyarakat tentang penyelenggaraan pemilu. Sebab tidak semua masyarakat mengetahui seluk beluk maupun tata cara pelaksanaan pemilu.

“Ada catatan penting yang mesti dibenahi dari isi buku tersebut. Salah satunya terkait dengan penyajian data. Sebaiknya tidak hanya menampilkan dalam bentuk angka semata, namun diikut sertakan dengan rincian penjalasannya. Angka-angka kuantitatif, pasti merumitkan masyarakat untuk memahaminya,”terang Prof. Muhammad Zamrun.

Pengamat politik Sultra, Najib Husain mengungkapkan kehadiran buku pemilu ini, merupakan sebuah tradisi baru bagi KPU. Karena baru kali ini menelurkan sebuah buku yang disertai dengan bedah buku. Buku tersebut menjadi sarana bagi publik untuk mengetahui lebih jelas serta mendalam mengenai data-data pemilu, yang selama ini sangat sulit untuk didapatkan.

Selain itu, kata dia, buku ini bentuk transparansi KPU Sultra dalam menggelar hajatan demokrasi. “Kita berharap Pilkada 2020, setiap KPU kabupaten dapat mencatat semua kegiatan yang dilakukan di lapangan dari hulu hingga hilir. Sehingga nanti, bisa juga dibukukan,” tandas Najib. (m6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy