Zonasi PPDB Berubah, SMPN 17 Harapkan Kuota Siswa Terpenuhi – Kendari Pos
Edukasi

Zonasi PPDB Berubah, SMPN 17 Harapkan Kuota Siswa Terpenuhi

Siswa SMPN 17 Kendari saat menjadi peserta pementasan seni dan lomba cipta pusi dan seni tari di Taman Kota Kendari, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Demi menciptakan pemerataan siswa secara menyeluruh, pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari kembali merubah sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebelumnya ditentukan melalu kecamatan menjadi kelurahan.

Perubahan titik ini pun sangat direspon baik oleh satuan pendidikan yang ada di Kota Kendari, khususnya SMPN 17 Kendari. Kepala SMPN 17 Kendari, M. Jumrin Side sangat merespon baik kebijakan Dikmudora dalam menciptakan pemerataan siswa. Ia mengharapkan dengan perubahan sistem zonasi PPDB menjadi kelurahan kuota siswa dapat terpenuhi karena tahun lalu kuota SMPN 17 tidak terpenuhi. Kemungkinan hal ini terjadi karena letak sekolah berada di perbatasan kecamatan dan saat itu masih menggunkann zonasi kecamatan.

“Karena letak SMPN 17 berada di perbatasan kecamatan, maka meski tempat tinggalnya sangat dekat dengan sekolah tetapi karena beda kecamatan maka siswa tersebut tidak bisa daftar. Oleh kerena itu, dengan kebijakan yang dilakukan oleh pihak Dikmudora Kota Kendari untuk mengubah sistem zonasi menjadi kelurahan kami berharap para calon siswa yang berda dekat dengan sekolah bisa terekrut,” ungkapnya, melalui via telpon, Minggu (7/6).

Ia menerangkan, tahun kemarin jumlah siswa masuk di SMPN 17 Kendari kurang lebih 190. Tentu jumlah tersebut sangat kurang jika dibanding dengan kouta yang telah ditetapkan yakni 224 yang terbagi atas tujuh ruangan belajar dengan kapasitas 32 siswa pada setiap kelas. Kerena PPDB ini berbasis online maka penerapan aplikasi dibuat olah pihak Dikmudora bekerja sama dengan pihak terkait.

“PPBD kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana sebelumnya menggunakan tiga jalur pendaftaran, sekarang sudah empat jalur yakni jalur zonasi sebanyak 50 persen, prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan sebanyak 5 persen. Hanya saja untuk jadwal pembukaan pendaftaran dan halaman Web atau aplikasi yang akan digunakan belum keluar. Oleh karena itu kita menunggu intruksi dan arahan dari pihak Dikmudora,” ujarnya.

Saat ini, tengah persiapan memasuki era new normal, jika Kota Kendari diizinkan untuk menjalankan new normal maka pihak SMPN 17 sudah mempersiapkan segala hal. Dengan memperkecil jam pelajaran dan membagi beberapa kelompok belajar serta ada pembentukan tim yang melihatkan orang tua siswa sebagai upaya dalam penangana dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tetapi selama belum diizinkan untuk menerapkan new normal maka pembelajaran siswa di tahun ajaran 2020/2021 akan tetap dilaksakan di rumah dengan sistem pembelajaran oline dan akan kita pantau terus perkembangannya baik dari para guru maupun siswa. Mari kita berdoa bersama semoga pandemi ini cepat hilang sehingga aktiftas kita bisa kembali normal,” tutup Jumrin. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy