UHO Perpanjang Masa Studi Mahasiswa Angkatan 2013 – Kendari Pos
Edukasi

UHO Perpanjang Masa Studi Mahasiswa Angkatan 2013

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Halu Oleo (UHO) kembali memberikan keringanan pada mahasiswa di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, universitas yang dipimpin Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu, M.Si M.Sc ini, memutuskan untuk memberikan tambahan masa studi selama satu semester pada mahasiswa angkatan lama (2013) jenjang Sarjana (S1) yang terancam drop out (DO) Juli 2020 mendatang.

Tambahan satu semester diberikan pada mahasiswa angkatan 2013 yang tengah menyelesaikan skripsi. Kebijakan ini sesuai keputusan bersama melalui rapat internal pejabat UHO, menindaklanjuti instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ketentuan ini tak lepas kondisi pendemi Covid-19 yang masih menghantui bangsa ini.

“Seyogyanya mahasiswa angkatan 2013 (di luar masa cuti mahasiswa) wajib menyelesaikan studi bulan depan yakni juli 2020. Hal itu berpedoman pada Peraturan Rektor Nomor 798/UN29/PP/2015. Dimana menjelaskan batasan mahasiswa Strata Satu (S1) menjalani masa studi maksimal hanya tujuh tahun. Jika tidak memenuhi target tersebut, maka mahasiswa bersangkutan akan di “drop out” (dikeluarkan). Namun saat ini kondisi sosial kita diperhadapkan dengan pendemi menular yang sangat berimbas pada kegiatan akademik. Jadi, setelah dirapatkan kami menyimpulkan untuk memperpanjang masa belajar mahasiswa angkatan 2013 selama enam bulan ke depan. Semoga dengan tambahan waktu ini, mereka bisa menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu,” kata Prof. Muhammad Zamrun F, kepada Kendari Pos, Rabu (10/6).

Tambahan waktu tersebut, sambungnya, memiliki kriteria sub khusus. Maksudnya adalah hanya diperuntukan bagi mahasiswa klaster 2013 yang kini tengah berproses merampungkan skripsi. Sedangkan bagi mahasiswa 2013 yang belum sampai pada tahap skripsi maka statusnya berpotensi di drop out. Karena waktu perpanjangan masa studi hanya berlaku selama satu semester.

“Perpanjangan selama satu semester hanya ditujukan kepada mahasiwa klaster 2013 yang kini tengah bergelut mengerjakan skripsi. Bagi mahasiswa yang belum menyentuh tahap skripsi maka statusnya berpotensi dikeluarkan,” tukas Mantan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UHO

Prof Zamrun pun menyampaikan, kendati masa studi diperpanjang selama enam bulan, status mereka tetap akan terhitung menyelesaikan studi dengan durasi tujuh tahun. Ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Kemdikbud nomor: 302/E.E2/KR/2020 tentang masa belajar penyelenggaraan program pendidikan.

“Tambahan satu semester tersebut tidak akan memengaruhi kuantitas durasi masa studi. Mereka tetap terhitung menyelesaikan masa belajar selama tujuh tahun. Hal itu sebagaimana keputusan pusat dalam hal ini Mendikbud,” pungkas Ketua KAGAMA Sultra ini. (b/m6)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy