SMAN 1 Kendari Siapkan Kuota 432 Siswa Baru – Kendari Pos
Edukasi

SMAN 1 Kendari Siapkan Kuota 432 Siswa Baru

Proses belajar mengajar di SMAN 1 Kendari beberapa waktu lalu

KENDARIPOS.CO.ID — Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 segera dibuka. Setiap sekolahpun telah menyiapkan kuota siswa baru. Tak terkecuali di SMAN 1 Kendari.

Salah satu sekolah favorit di Kendari ini, menyiapkan kouta 432 siswa baru pada tahun ajaran 2020/2021.

Kepala SMAN 1 Kendari, Drs. H. Agusman Hanisi, M.Si., menuturkan bahwa penerimaan siswa baru tahun ini disesuaikan jumlah rombongan belajar yang berjumlah 12 kelas. Jumlah kelas tersebut akan diisi 36 siswa per kelasnya.

“Kuota siswa baru sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas yang kami miliki tentunya. Termasuk jumlah siswa yang tamat tahun ini, juga menjadi patokan,” terang Agusman Hanisi, Jumat 5/6).

Ia pun menegaskan hanya akan menerima berdasarkan kuota Yang ditetapkan alias tidak ada penambahan siswa baru lagi. Mengingat kuota Yang ada sudah sesuai kapasitas sekolah Yang dipimpinnya tersebut.

“Melebihkan Kouta yang telah disiapkan sama saja dengan melanggar aturan. Ini akan menyusahkan para guru dan siswa nantinya dalam proses belajar mengajar karena terlalu banyak,” tambahnya.

Ia juga menepis isu adanya jalur khusus tanpa tes atau lewat jendela (Letjen). Pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi siswa yang tidak layak.

“Dalam penerimaan siswa baru, kami tegaskan sekali lagi bahwa jalur khusus seperti Letjen, itu tidak ada sama sekali di SMAN 1 Kendari, kami dalam menerima siswa baru harus ikut seleksi, mulai dari tes sampai pada tahap akhir yaitu lulus sehingga memang yang kami terima itu benar-benar memenuhi kriteria yang kami tentukan,” pungkasnya. (b/m5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy