Rusun Takawa Buton Difungsikan Jadi Rumah Sehat – Kendari Pos
Buton

Rusun Takawa Buton Difungsikan Jadi Rumah Sehat

Rusun Takawa kini dijadikan rumah sehat bagi pasien terpapar Covid-19. Sejak kemarin, sarana itu sudah mulai ditempati. Bupati Buton, La Bakry dan Wakilnya, Iis Elianti sudah mengecek Rusun tersebut untuk bergerak cepat mencegah ledakan pasien, dengan menyediakan ruang isolasi.

KENDARIPOS.CO.ID — Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Buton sudah 36 orang. Agar tidak kontak dengan pasien non Covid, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyiapkan lokasi khusus untuk perawatan. Rumah susun (Rusun) Takawa kini dijadikan rumah sehat bagi pasien terpapar virus corona. Jumat (19/6), Rusun tersebut sudah mulai ditempati.

Bupati Buton, La Bakry, mengatakan pihaknya bergerak cepat dengan mengalihfungsikan Rusun ASN tersebut sebagai rumah sehat bagi pasien covid-19. Sehingga begitu ada ledakan pasien, pihaknya sudah siap memberikan pelayanan maksimal.

“Di Rumah Sakit hanya ada enam ruang isolasi. Kemarin diumumkan kita ada penambahan 30 orang. Kami sudah siapkan Rusun dan hari ini sudah bisa ditempati sore,” katanya, kemarin.

Rusun itu disebut Rumah Sehat agar memberi energi positif pada semua penghuninya. Semua pasien yang ada di dalam diharapkan bisa merasa nyaman. Lokasinya jauh dari keramaian, sehingga mereka tidak terganggu dengan hiruk pikuk aktifitas publik.

“Di sini tempat paling strategis, jauh dari keramaian, ada kita akan tempatkan aparat keamanan untuk berjaga 24 jam, supaya mereka merasa aman dan cepat sembuh,” sambungnya.

Selain rumah sehat, bupati juga menyampaikan rumah karantina yang terpusat di kompleks eks kantor Bupati Buton tetap difungsikan. Di sana diperuntukan bagi pelaku perjalanan yang terindikasi terpapar Covid-19. Kemudian untuk PDP tetap dilayani di Rumah Sakit Umum Daerah.

Saat ini Tim Gugus Tugas bekerja keras dengan menjemput bola. Melakukan rapid test massal yang disusul dengan swab bila reaktif. Dalam beberapa hari ke depan kata dia, ASN juga akan dirapid test demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita rapid, kalau reaktif kita langsung swab, jadi virusnya tidak kemana-mana lagi. Kalau tunggu sakit dulu, justru lebih rawan. Karena fakta yang positif sekarang semuanya OTG. Saya lihat tadi semua baik-baik saja,” tambahnya. (adv/mel/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy