Retribusi IMB PT VDNI Capai Rp 23 Miliar – Kendari Pos
Konawe

Retribusi IMB PT VDNI Capai Rp 23 Miliar

Burhan


KENDARIPOS.CO.ID — Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Konawe dari sektor retribusi izin mendirikan mangunan (IMB) melonjak signifikan sejak hadirnya PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). Tahun ini saja, retribusi IMB sebesar Rp 23 miliar diproyeksi masuk ke kas daerah dari kawasan mega industri di kecamatan Morosi tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Konawe, Burhan, Jum’at (5/6). Ia mengatakan, dulu ketika belum ada aktivitas pertambangan di PT VDNI, PAD Konawe dari sektor retribusi IMB hanya sebesar Rp 1,8 miliar.

“Setelah ada kawasan industri itu, pendapatan retribusi IMB kita naik hingga 300 persen,” ujar Burhan.
PT VDNI dalam pantauan Kepala DPM-PTSP Konawe itu, termasuk perusahan yang kooperatif dan selalu menunaikan kewajibannya dengan baik, khususnya menyangkut retribusi IMB. Semua hitungan tagihan retribusi yang dialamatkan ke PT VDNI selalu diselesaikan serta tidak ada yang tertunda.

“Meskipun dibayarnya kadang dua atau tiga kali. Tapi, itu tidak masalah sebab aturan membolehkan. Yang penting, tidak lewat dari tahun anggaran berjalan,” ungkap Burhan.

Ia menambahkan, sesuai peraturan daerah (Perda) Konawe nomor 6 tahun 2014 mengenai retribusi IMB, penarikan pajak didasari pada luas bangunan yang dihitung meter persegi. Lanjutnya, setelah tim dari DPM-PTSP dan Dinas PUPR Konawe turun menghitung berdasarkan denah bangunan di perusahaan itu, disepakati total retribusi IMB yang ditarik sebesar Rp 23 miliar. “Kita ukur bersama ahli konstruksi PT VDNI. Besarannya sudah disepakati, tinggal kita buatkan surat ketetapan retribusi daerah (SKRD)-nya saja,” tandasnya. (c/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy