PPDB di Konawe Terapkan Sistem Zonasi – Kendari Pos
Edukasi

PPDB di Konawe Terapkan Sistem Zonasi

KENDARIPOS.CO.ID — Sistem zonasi merupakan pengaturan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) sesuai dengan wilayah tempat tinggal. Sistem yang diatur dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 itu, bertujuan agar tak ada lagi sekolah yang dianggap favorit dan non-favorit. Di Konawe, pemerintah setempat tengah mengajukan rancangan peraturan bupati (perbup) Konawe terkait pembagian zonasi PPDB.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Tira Liambo, Rabu (10/6) lalu. Ia menjelaskan, rancangan Perbup Konawe terkait zonasi PPDB itu saat ini sementara berproses di bagian Hukum setda Konawe. Sebenarnya, katanya, sistem zonasi PPDB di Konawe dimulai sejak 2019. Akan tetapi, barulah tahun ini Pemkab melakukan sepenuh hati yang dibuktikan dengan rancangan penerbitan Perbup Konawe.

“Konawe sudah melaksanakan sistem zonasi. Entah itu zonasi siswa maupun zonasi guru,” ungkap Tira Liambo, di ruang kerjanya.
Tira menambahkan, kepastian waktu pelaksanaan zonasi itu bakal mengikuti tahun ajaran baru. Tepatnya, 13 Juli 2020 dan akan dilaksanakan sampai tahun-tahun berikutnya. Ia pun menyebut, tujuan pembagian zonasi PPDB di Konawe diantaranya agar ada pembatasan bagi orang tua calon siswa yang kerap berduyun-duyun mendaftarkan anaknya di beberapa sekolah favorit di bumi leluhur tanah kerinduan.

Selain itu, sambung Tira Liambo, zonasi berfungsi agar sekolah itu mempunyai siswa yang merata. Jadi, tidak ada lagi yang namanya sekolah kosong.
“Kadang masih ada siswa yang disamping rumahnya ada sekolah, tapi dia sekolah ditempat lain,” ujarnya.

Ia juga menyebut, dalam Perbup Konawe yang diajukan itu, radius pembagian zonasi didasarkan pada wilayah kecamatan dimana calon siswa itu berdomisili. Seingatnya, ada 18 zonasi di Konawe yang diusulkan untuk melaksanakan sistem zonasi PPDB. Dari 29 kecamatan di Konawe, lanjutnya, ada beberapa kecamatan yang digabung menjadi satu zonasi lantaran letaknya yang saling berdekatan. Yang tidak digabung, hanyalah kecamatan Routa sebab tidak ada kecamatan lain di dekatnya.

“Namun ada pengecualian dalam sistem zonasi. Salah satunya, siswa berprestasi dibebaskan untuk memilih sekolah. Secara umum, kami dari Dikbud Konawe juga akan mengawasi dan memantau sistem zonasi PPDB lewat data pokok pendidikan (dapodik),” pungkas Tira Liambo. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy