Persiapan Skenario New Normal, Pemprov Sultra Libatkan TNI/Polri – Kendari Pos
Metro Kendari

Persiapan Skenario New Normal, Pemprov Sultra Libatkan TNI/Polri

KENDARIPOS.CO.ID — Belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 berakhir. Pemerintah bakal menerapkan kebijakan new normal (normal baru) untuk memulihkan perekonomian. Masyarakat bakal beraktivitas seperti sedia kala, meski di masa pandemi. Skenario new normal masih disiapkan.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan pihaknya tengah menyusun skenario-skenario untuk menerapkan new normal.

Politisi NasDem ini mengaku seluruh sektor, baik Gugus Tugas Covid-19 bidang kesehatan, pariwisata dan lainnya bekerjasama untuk menyusun konsep tersebut. Forkopimda juga sedang menyusun protokol-protokol kesehatan agar masyarakat aman dari Covid-19 saat penerapan new normal.

“Prakondisi dinilai sangat penting agar semuanya dapat mengantisipasi dan siap menyongsong kehidupan baru. Memang ada skenario untuk tatanan ini diterapkan dengan sistem zonasi, termasuk zona yang hijau. Kesiapan seluruh lini, seoerti kapasitas sistem kesehatan dan lain-lain sangat diperlukan,” ungkapnya saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, di Kendari, kemarin.

Ia mengungkapkan nantinya ada zonasi dan ada sektor yang diberlakukan secara bertahap. Tapi terlepas dari sektor dan zonasi itu, kedepan ia menilai semua daerah siap dengan tatanan kehidupan yang aktif dan produktif tapi aman Covid-19 ini.

Dalam pengawasan penerapan new normal nantinya, suami Agista Ariany ini mengungkapkan akan melibatkan aparat TNI/Polri.

Selain itu, Pj Sekprov Sultra, La Ode Ahmad Pidana Bolombo mengungkapkan, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam penyusunan sekenario new normal dengan konsep protokol kesehatan tentunya. Selain itu, ada lomba dalam penyusunan tersebut. Setidaknya 7 sektor yang akan dibuatkan videonya dalam lomba inovasi itu.

“7 bidang itu, yakni pasar tradisional, pasar modern baik mall besar atau yang tidak punya mall, minimarket, restoran, hotel,” ungkapnya. Selain itu, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada semua daerah untuk memberikan pelayanan terbaik. Kawasan wisata dan transportasi umum. Pada 7 sektor tersebut, masyarakat bisa berparisipasi memberikan konsep dengan membuat simulasi dan protokolnya.

Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri ini juga mengungkapkan bahwa, jika ada konsep organisasi perangkat daerah (OPD) atau masyarakat yang bisa diambil, maka akan ada reward atau penghargaan. Reward, selain piagam, piala juga ada insentif. Untuk juara satu, misalnya dalam kategori pasar tradisional akan mendapat dana insentif sebesar Rp 3 miliar. Sedangkan juara dua akan mendapatkan Rp 2 miliar dan juara 3 mendapat Rp 1 miliar. (yog/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy