Pemprov Sultra Tak Surut Langkah Melawan Covid-19 – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemprov Sultra Tak Surut Langkah Melawan Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Pemprov Sultra tak pernah surut langkah dalam percepatan penanganan Covid-19. Namun masih saja ada suara-suara sumbang yang menyentil kerja nyata Pemprov Sultra dan Gugus Tugas Covid-19 (GTC) Sultra. Suara sinis itu dijawab Pemprov dan GTC Sultra dengan meneguhkan komitmen memerangi Covid-19.

Sekretaris GTC Sultra, La Ode Ahmad P.Bolombo menegaskan akselerasi penanganan Covid-19 di Sultra terus digencarkan. GTC Sultra tak pernah lelah bekerja demi mengurangi jumlah kasus Covid-19 yang menimpa warga Sultra. Termasuk menangkal potensi warga terpapar Covid-19. “Kami masih bekerja. Kinerja GTC dievaluasi terus secara periodik, baik evaluasi mingguan maupun bulanan. Jika ada kekurangan maka kami benahi sembari menyesuaikan dengan kondisi kekinian,” ujarnya kepada Kendari Pos, Selasa (1/6) kemarin.

La Ode Ahmad Pidana Balombo

Pj.Sekretaris Pemprov Sultra itu menjelaskan persoalan penggunaan anggaran dan realisasi program kerja GTC Sultra, semuanya merujuk pada dalam sejumlah peraturan yang turun dari pemerintah pusat. Ada Inpres, Kepres, surat edaran (SE) menteri hingga surat keputusan bersama (SKB) menteri. Semua regulasi itu menjadi acuan pemerintah daerah.

Anggaran Covid-19 pun tak akan dipakai sebelum dikaji dan disetujui dari pemerintah pusat. “Jadi, kalau soal laporan rincian keuangan, kita bisa langsung diawasi. Laporan itu juga sudah kita kirim,” imbuh Ahmad P.Bolombo.

Dia menepis wacana soal pembelanjaan pupuk atau sejumlah program yang tidak sesuai. Menurutnya itu tidak mungkin. Sebab, semua harus izin dan persetujuan pemerintah pusat. “Sesungguhnya, apa yang dilakukan saat ini memang tidak terlepas dari program yang sudah direncanakan oleh OPD. Termasuk penyediaan pupuk, itu masuk pada dimensi penanggulangan dampak ekonomi dari wabah Covid-19. Kita (pemerintah) menginginkan agar produksi petani tetap terjaga. Di samping, para petani juga sesungguhnya mendapatkan bantuan langsung tunai, untuk menjalani hidup sehari-hari dari Dinas Sosial,” papar Ahmad P.Bolombo.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sultra Muh Endang mengaku belum menerima Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai rincian penggunaan anggaran refocusing sebesar Rp 400 miliar untuk penanganan Covid-19. “Perkada (Pergub), alokasi dan penggunaan maupun daftar rincian RKA dari refocusing itu belum kami terima. Padahal, kami hanya ingin tahu apa-apa saja yang peruntukannya sebagai dasar untuk melakukan pengawasan,” tuturnya saat dihubungi Kendari Pos, kemarin. (yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy