Musim Pancaroba Diprediksi Agustus – Kendari Pos
Metro Kendari

Musim Pancaroba Diprediksi Agustus


Curah hujan di Kota Kendari pada bulan Juni ini diprediksi mengalami peningkatan. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Juli mendatang. LM SYUHADA RIDZKY/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Intensitas curah hujan di Kota Kendari pada bulan Juni ini diprediksi mengalami peningkatan. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Juli mendatang. Fenomena alam ini disebabkan suhu permukaan air laut atau Sea Surface Temperature (SST) di Sultra masih cenderung hangat. Temperatur air permukaan ini mempengaruhi tingginya penguapan sehingga memicu pembentukan awan-awan hujan.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Adi Istyono S.Geo mengatakan curah hujan di bulan Juni belum menurun. Musim penghujanan masih akan berlangsung hingga pertengahan Juli. Setelah itu, Sultra akan memasuki musim peralihan pada bulan Agustus.

“Hingga kini, Sultra masih konsisten akan dilanda hujan deras maupun ringan. Pengamatan kami, keadaan ini akan berlangsung hingga pertengahan bulan juli mendatang. Hal itu disebabkan keadaan evaporasi atau penguapan khususnya pada permukaan air laut masih sangat tinggi,” kata Adi Istyono kepada Kendari Pos, Rabu (3/5).

Kelembaban udara pada lapisan atmosfer sambungnya, berada pada posisi 850 mb dan 750 mb. Dengan nilai 80-90 persen. Hal itu menunjukan, kelembapan udara cukup tinggi. Sehingga berpotensi membentuk awan-awan cumulunimbus yang mengakibatkan hujan termasuk guntur. Selain itu, kondisi ini dipengaruhi oleh angin timur yang membawa uap cukup besar ke wilayah jazirah Sultra.

Kecepatan angin kata dia, umumnya bertiup dari timur ke tenggara dengan kecepatan 2-20 kilometer per jam. Tiupan angin ini menyebabkan tinggi gelombang air laut pada kisaran 1.5-3.5 meter. Gelombang tinggi tersebut terjadi pada perairan Wakatobi, Menu Kendari, Laut Banda Timur, dan perairan BauBau.

“Di tengah situasi cuaca ekstrim, dihimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada khususnya para nelayan ketika akan melakukan aktivitas di laut. Di satu sisi, kami meminta warga terus memantau perkembangan informasi dari BMKG, baik melalui media sosial, website atau langsung mengunjungi kantor BMKG terdekat,” tandasnya. (b/m6)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy