Membangun di Tengah Pandemi, Sulkarnain Beberkan Sembilan Poin Capaian – Kendari Pos
Metro Kendari

Membangun di Tengah Pandemi, Sulkarnain Beberkan Sembilan Poin Capaian

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah) saat meninjau progres pembangunan di kawasan Bungkutoko. Meski Kota Kendari sedang didera pandemi Covid-19, Sulkarnain tetap memperhatikan aspek pembangunan daerah.


KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai ibu kota Provinsi Sultra, Kota Kendari menjadi sentral pemerintahan dan barometer pembangunan bagi daerah lain untuk semua sektor. Nah ditangan H. Sulkarnain Kadir, harapan itu perlahan terwujud meski sedang diterpa pandemi Covid-19.

Kendari Pos berkesempatan berbincang dengan orang nomor 1 di Kota Kendari itu, kemarin. Dalam bincang santai itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir membeberkan beberapa capaiannya bersama jajarannya (organisasi perangkat daerah/OPD) dalam membangun Kota Kendari.
Sembilan poin capaian yang menjadi pokok ulasang sang wali kota.

Pertama, stabilitas daerah sebagai dimensi fundamental kontiunitas pembangunan kota terus terpelihara. Kedua, perekonomian masyarakat bergerak menuruti ritme aktivitas produktif masyarakat dan kebijakan penataan ruang kota.

Ketiga, Indeks Penbangunan Manusia (IPM) tahun 2019 mencapai 82,85 poin. “Peningkatan ini dipengaruhi angka harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan taraf hidup,” ujar Sulkarnain Kadir, Selasa (2/6).

Keempat, angka harapan hidup mengalami peningkatan dari 73,26 tahun 2018, kini 73,52 tahun 2019. Selanjutnya, capaian kelima, pertumbuhan ekonomi tahun 2019 mencapai 6,66 persen meningkat dari 6,26 tahun 2018. “Keenam, tingkat kemiskinan menurun dari 4,69 persen tahun 2018 menjadi 4,44 persen 2019,” terang Sulkarnain Kadir.

Sementara itu, capaian ketujuh tingkat inflasi berada pada kisaran 3,22 persen. Lalu kedelapan, untuk memperbaiki kualitas layanan publik secara efektif dan efisien Pemkot telah meluncurkan aplikasi LAIKA (Layanan Integrasi Kendari).

Capaian kesembilan, penataan infrastruktur dasar terus dioptimalkan. Luas genangan air dapat dikurangi dari 2.200 hektar di 2018 menjadi 1.725 hektar pada 2019. Kawasan kumuh dikurangi secara priodik dari 385,12 hektar 2018 menjadi 275,2 hektar di 2019.

“Atas keberhasilan ini, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berusaha keras menjalankan roda pemerintahan. Saya juga memberikan penghargaan kepada segenap warga Kota Kendari yang telah memberikan kontribusi konstruktif sehingga berbagai program, kegiatan fisik maupun sosial dapat berjalan sesuai arah kebijakan pembangunan,” kata Sulkarnain. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy