Latih Siswa Madrasah Produksi Masker, Kemenag-BLK Jalin Kerjasama – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Latih Siswa Madrasah Produksi Masker, Kemenag-BLK Jalin Kerjasama

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai bentuk kepedulian tanggap Pandemi Covid-19, Kanwil Kemenag Sultra dan BLK Kendari akan latih siswa madrasah untuk memproduksi masker. Hal tersebut dimulai dengan dilaksanakannya kesepakatan (MoU), antara ke dua lembaga tersebut di Aula Kanwil Kemenag Sultra, kemarin (3/6).

Di tahap awal BLK Kendari pun menyerahkan bantuan kepada Kemenag Sultra berupa 200 pcs masker produksi BLK. Kemudian 2 unit wastafel portable ( tempat cuci tangan yang dioperasikan menggunakan kaki) dan 200 liter desinfektan.

Kepala BLK Kendari, Dr.La Ode Haji Polondu, S.Pd, M.Pd menyatakan, pihaknya siap memberikan pelatihan pembuatan maskaer kepada siswa di madrasah. “Silahkan siapkan mesin jahit, kain dan benang, BLK siap memberikan pelatihan kepada para siswa,” terang Kepala BLK dalam sambutannya dihadapan Kepala Kakanwil Kemenag Sultra Feesal Musaad serta pejabat lingkup Kemenag dan BLK Kendari.

Menurutnya dengan dilatihnya siswa madrasah untuk membuat masker, setidaknya mereka bisa memiliki skil dalam menjahit, selain ilmu pengetahuan umum dan agama yang mereka peroleh di bangku sekolah. Selama ini instruktur menjahit di BLK telah melatih banyak peserta pelatihan. Bahkan karya peserta pelatihan sudah pernah diikutkan dalam festival nasional di ibukota beberapa waktu lalu.

Dengan mengajarkan siswa madrasah membuat masker, setidaknya mengajarkan mereka untuk memproteksi dirinya sendiri dan orang lain, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. “Semua yang kami lakukan ini merupakan sinergi antara BLK dan Kemenag untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad, merespon niat baik BLK yang ingin memberikan pelatihan kepada siswa madrasah. Pasalnya saat ini Sultra memiliki siswa madrasah sebanyak 83 ribu lebih. Untuk tahap awal sebanyak 2.174 siswa madrasah aliyah yang akan memperoleh pelatihan tersebut. “Dengan begitu siswa madrasah akan memperoleh skill lainnya selain berbekal ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama,” jelasnya.

Hal ini juga menurut Kepala Kemenag Sultra, merupakan persiapan menyambut Indonesia di tahun 2030 mendatang. Dimana pada masa tersebut akan banyak SDM produktif, bila dari saat ini mereka tidak dibekali dengan ketrampilan, tentunya akan menimbulkan banyak pengangguran. ” Ini adalah langkah awal, ke depan kiranya akan dibuka madrasah kejuruan dalam berbagai jurusan,” paparnya. (m6/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy