Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga dan Reshuffle Menteri – Kendari Pos
Nasional

Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga dan Reshuffle Menteri

Presiden Jokowi


KENDARIPOS.CO.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram terhadap kinerja para menteri kabinet Indonesia Maju dalam menangani virus korona atau Covid-19. Bahkan, mantan wali kota Solo itu mengancam akan membubarkan lembaga atau mencopot para menteri. Hal itu ditegaskannya saat membuka sidang kabinet. “Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya,” kata Jokowi di hadapan para menteri dalam video yang diunggah di saluran Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, selama tiga bulan terakhir ini Indonesia berada dalam krisis akibat pandemik Covid-19. Dia meminta agar para pembantunya itu menyadari krisis yang dialami sekarang ini. “Semuanya yang hadir di sini sebagai pimpinan, sebagai penanggung jawab, kita yang berada di sini ini bertanggung jawab kepada 267 juta penduduk Indonesia. Ini tolong digarisbawahi dan perasaan itu tolong kita sama. Ada sense of crisis yang sama,” ucap Jokowi.

Kepala negara mengharapkan, jajaran menteri kabinet Indonesia maju dapat lebih bekerja keras dalam menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, tindakan-tindakan di luar standar saat sangat diperlukan dan manajemen krisis. “Sekali lagi kalau payung hukum masih diperlukan saya akan siapkan. Saya rasa itu,” tukasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju lebih mengoptimalkan anggaran belanja di tengah pandemi Covid-19. Jokowi meminta, dalam situasi seperti saat ini para menteri lebih bekerja keras.

Kepala negara pun menyentil kinerja Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Jokowi menyebut, penyerapan anggaran belanja kementerian yang dipimpin mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu masih rendah. “Misalnya saya beri contoh, bidang kesehatan dianggarkan Rp 75 triliun, baru keluar 1,53 persen coba. Uang beredar di masyarakat kerem ke situ semua,” kata Jokowi dalam video yang diunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar Kemenkes segera melakukan penyerapan anggaran. Namun, peruntukan belanjanya juga harus tepat dan sesuai kebutuhan. “Segera itu dikeluarkan dengan penggunaan-penggunaan yang tepat sasaran. Pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialis, untuk tenaga medis, segera keluarkan. Belanja-belanja untuk peralatan segera keluarkan,” tegas Jokowi.

Jokowi pun mengimbau agar bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19 segera disalurkan. Menurutnya perlu penanganan lebih dalam menangani pandemi Covid-19. “Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan. Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan. Meskipun sudah lumayan, ini extra ordinary harusnya 100 persen,” ucapnya.
(jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy