Imbas Blokade Jalan di Muna : Akses Tertutup, Sambungan Air 800 Rumah di 5 Desa Terputus – Kendari Pos
Muna

Imbas Blokade Jalan di Muna : Akses Tertutup, Sambungan Air 800 Rumah di 5 Desa Terputus

KENDARIPOS.CO.ID — Aksi demonstrasi berkepanjangan di Desa Korihi, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, mulai memberi dampak buruk bagi pelayanan umum. Selain akses jalan publik yang tidak bisa dilintasi, layanan air bersih juga mulai terganggu. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Muna, memutuskan sementara pelayanan air bersih di wilayah Kecamatan Lohia.

Direktur PDAM Tirta Dharma, Nur Yayat Fariki, menerangkan, demonstrasi yang dilakukan sebagian masyarakat Korihi sudah menganggu kinerja pegawai di perusahaan daerah tersebut. Praktis, empat desa lain, yakni Lakarinta, Lohia, Loghia dan Mantobua untuk sementara waktu tidak akan dialiri air bersih. Pasalnya, pegawai yang bertugas menjaga operasional mesin di mata air Motonuno, tidak bisa bekerja akibat blokade akses jalan.

“Pegawai saya juga diancam. Jadi untuk sementara kami putuskan air bersih tidak mengalir dulu,” jelasnya, Senin (29/6). Keputusan tersebut akan berdampak pada 800 sambungan rumah pada lima desa di Lohia. Kata Yayat, sapaanya, pemutusan layanan dilakukan sampai kondisi di Desa Korihi berangsur normal. Ia berharap, masyarakat dapat memaklumi kebijakan tersebut. “Kalau demo sudah berhenti, kami akan normalkan lagi,” paparnya.

Demo masyarakat Korihi sudah berlangsung lebih kurang sebulan belakangan. Puncaknya, masyarakat mulai memblokade jalan poros kabupaten di perbatasan masuk desa sejak Selasa hingga Jumat pekan lalu. Setelah Sabtu dan Minggu sempat dibuka, aksi blokade dilakukan lagi. Praktis, tiga desa kini terisolir, termasuk mata air Motonuno yang menjadi sumber PDAM. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy