Dikbud Sultra Belum Tetapkan Skenario Tahun Ajaran Baru, Masih Menanti “Fatwa” Pusat – Kendari Pos
Nasional

Dikbud Sultra Belum Tetapkan Skenario Tahun Ajaran Baru, Masih Menanti “Fatwa” Pusat


KENDARIPOS.CO.ID — 13 Juli nanti, tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai. Pemerintah pusat memastikan tak ada pengunduran tahun ajaran baru ke tahun 2021. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio pun memastikan keputusan pemerintah pusat tersebut. Soal teknis sekolah, Asrun belum menjamin adanya tatap muka di ruang kelas.

Begitu juga apakah masih menerapkan belajar berbasis daring (dalam jaringan/online). Dikbud Sultra masih menanti “fatwa” pemerintah pusat. “Kalau tahun ajaran baru kemungkinan tidak ada perubahan. Pertengahan Juli sudah mulai, tetapi untuk membuka sekolah, kita lihat situasinya. Tetapi apakah kita sudah secara langsung masuk sekolah atau masih dengan sistem daring, itu masih menunggu kebijakan pusat,” ujar Asrun Lio kepada Kendari Pos, Kamis (4/6).

Asrun Lio menegaskan tak pemunduran tahun ajaran baru. “Yang jelas saat ini para siswa sementara libur sekolah. Jika sudah ada pernyataan Presiden bahwa jika pandemi ini sudah berakhir maka kemungkinan kita akan belajar normal lagi. Tetapi jika tidak, kita tunggu saja seperti apa kebijakan yang diambil,”tegasnya.

Keputusan tak memundurkan tahun ajaran baru 2020/2021 ditandai dengan adanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020. “Jadi memundurkan tahun ajaran baru itu tidak mungkin dilakukan. Sebab pelulusan sudah berlangsung. Kemudian penerimaan PPDB sudah mulai dibuka secara online. Sehingga tidak ada alasan memundurkan itu,”ungkap Asrun Lion.

Sebelumnya, Asrun Lio menjelaskan tahap pertama PPDB dilaksanakan pendaftaran dan verifikasi secara daring (dalam jaringan atau online) pada 22 Juni sampai 4 Juli melalui situs https://www.sultra.siap-ppdb.com. Sedangkan masa pendaftaran luring (luar jaringan atau offline), yakni 29 Juni-4 Juli. Untuk persyaratan PPDB SMA dan SMK di Sultra masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. “Jadi sekira dua minggu setelah pendaftaran akan diumumkan hasil peserta didik yang lulus. Namun untuk prosedur selanjutnya, kita juga masih menunggu putusan Mendikbud,”kata Asrun.

Dia menambahkan, PPDB online akan dilaksanakan 190 SMAN. PPDB secara luring pada 47 SMAN dan SMAS. “Jadi sekira 80,17 persen menggunakan sistem daring dalam penerimaanya. Sementara secara luring sekira 19,83 persen. Dimana untuk jumlah siswa yang akan diterima nantinya dari 237 SMA se Sultra itu sekira 39.252 siswa,”jelas Asrun Lio.

Untuk jalur zonasi minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali minimal 5 persen dan jalur prestasi maksimal 30 persen. “Jadi ini sudah berdasarkan ketentuan awal. Dan pedoman ini yang akan digunakan untuk PPDB nanti,”pungkas Asrun Lio.

Di tempat berbeda, Kabid Dikdas Dikmudora Kota Kendari, Muchdar Alimin mengatakan, tengah mempersiapkan proses PPDB untuk jenjang SD dan SMP. “Tahun ini, mekanisme PPDB masih dilakukan secara online. Saat ini kami sedang fokus menyempurnakan aplikasi PPDB Dikmudora” ujarnya.

Ia memprediksi, untuk jenjang SD itu sekira 6 ribu pendaftar. Sedangkan untuk jenjang SMP diperkirakan berkisar 5 ribu pendaftar. “Jumlah tersebut berdasarkan jumlah murid dan pelajar yang lulus tahun ini,” kata Muchdar.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa untuk kuota PPDB tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Kuota jalur zonasi berkontribusi sebanyak 80 persen terhadap kelolosan siswa, maka tahun ini hanya berkisar 50 persen. Sedangkan untuk jalur prestasi kata Muchdar, itu mengalami penambahan yang cukup signifikan dari yang sebelumnya 15 persen, kini menjadi 30 persen. Kemudian jalur afirmasi (tidak mampu, red) 15 persen dan jalur perpindahan 5 persen. “Aturan mengenai kuota tersebut sesuai dengan Permendikbud,” ujarnya. (rah/ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy