Dalih Uang “Pengertian”, Dana PIP Siswa SMP 1 Lambuya Berkurang – Kendari Pos
Konawe

Dalih Uang “Pengertian”, Dana PIP Siswa SMP 1 Lambuya Berkurang

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah orang tua siswa membeberkan adanya dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dilakukan seorang oknum guru SMPN 1 Lambuya. Diperoleh informasi, usai melakukan pencairan dana PIP, sejumlah siswa diminta mengumpul buku rekening disertai sejumlah uang usai mencairkan dana itu di bank. “Oknum guru itu beralasan, buku rekening tersebut akan dipegang kembali sebagai laporannya ke pusat bahwa pencairan telah selesai. Saya sendiri menerima Rp 750 ribu dan harus menyetor Rp 100 ribu. Itupun harus diantar sendiri ke oknum guru tersebut,” ungkap seorang wali murid, Rabu (3/6). Alasannya, pemotongan dana tersebut juga untuk upah tenaga operator sekolah yang mengurus segala pemberkasan para siswa penerima dana PIP.

Hal senada diucapkan seorang siswa SMPN 1 Lambuya penerima dana PIP. Apabila menerima Rp 750 ribu, maka harus menyetor Rp 70 ribu sebagai tanda “pengertian” telah menerima dana. “Saya disampaikan oleh ibu guru itu, kalau kalian sudah terima, pengertiannya saja. Namun, saya belum menyetor karena kemarin saya dan bapakku ke sana tidak ada orang dirumahnya. Lampu rumahnya tidak menyala,” polos siswa itu.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Lambuya, Tasmin, S.Pd, mengaku tidak mengetahui adanya pemotongan dana PIP itu. Sebab ia telah menyerahkan sepenuhnya pengurusan dana PIP tersebut kepada Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Urusan Kesiswaan. “Setahu saya tidak ada pemotongan. Bagaimana mau dipotong (dana PIP), yang cairkan dana tersebut adalah siswa sendiri. Saya juga telah menyerahkan sepenuhnya kepada Wakasek Urusan Kesiswaan di SMPN 1 Lambuya,” argumennya.

Dikonfirmasi terpisah, LS, menjelaskan, dirinya selaku Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan memang diberikan mandat untuk mengurus dana tersebut. Ia pun membantah melakukan pemotongan dana PIP yang diterima para peserta didiknya. Ia menyebut, kalaupun ada pemotongan, itu hanyalah sebagai tanda terima kasih dari para wali murid yang telah menerima PIP.

“Tidak ada pemotongan dana PIP yang diterima siswa. Kalaupun ada, itu hanya ungkapan terima kasih. Buku rekening yang saya minta itu untuk mengetahui siswa yang belum melakukan pencairan berikutnya,” alsannya. Sebagai informasi, sebanyak 75 siswa SMPN 1 Lambuya terdaftar sebagai penerima bantuan PIP tahun 2020. Setiap siswa menerima dana sebesar Rp 750 ribu. Para siswa melakukan penyetoran dana kepada oknum guru yang nominalnya bervariasi mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu dengan dalih dana yang dimaksud adalah ungkapan pengertian. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy