DAK Sanitasi PU Wakatobi Capai Rp 2,9 Miliar – Kendari Pos
Wakatobi

DAK Sanitasi PU Wakatobi Capai Rp 2,9 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Selain dapat merealisasikan satu proyek pembangunan jalan melalui dana alokasi kusus (DAK) pada tahun ini, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wakatobi juga masih berhasil menyelamatkan anggaran kegiatan sanitasi. Kendati sejumlah dana direalokasi untuk penanganan Covid-19, tahun 2020 kegiatan DAK sanitasi hampir capai Rp 3 miliar.

Anggaran untuk sanitasi sendiri sudah berjalan. Kegiatan ini mulai dari sambungan rumah (SR), IPAL dan MCK. Namun untuk IPAL dan MCK hanya untuk Desa Oihu di Pulau Binongko, selebihnya SR. Sementara proses pekerjaannya melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Sehingga pengelolaan kegiatan hingga laporan pertanggungjawaban merupakan kewenangan KSM tersebut.

Kepala Dinas PUPR Wakatobi, H. Kamaruddin, menjelaskan, pekerjaan sistem sanitasi melalui DAK ini langsung dikelola melalui swadaya masyarakat. Namun, bedanya dengan kegiatan proyek lain, anggaran sanitasi harus dicairkan terlebih dulu sebelum dikerjakan. “Jadi, mereka buat rekening, lalu dananya dicairkan. Nanti, kalau sudah habis anggaran yang cair itu mereka membuat laporan pertanggungjawabannya supaya sisa anggaran dicairkan lagi,” ungkapnya, Selasa (23/6)

Pekerjaan sanitasi yang tersebar di beberapa pulau ini harus diupayakan selesai tepat waktu. Kendati pekerjaannya dilakukan langsung oleh masyarakat, namun kata Kamaruddin, semuanya harus tetap sesuai aturan. “Jadi, tidak sembarangan kerja. Semuanya sudah diatur dan anggarannya mencapai Rp 2,9 miliar. Harus diselesiakan tahun ini juga. Kita bersyukur setidaknya anggaran untuk sanitasi ini terselamatkan,” pungkas Kamaruddin. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy