DAK Rp 35 Miliar tak Terealisasi – Kendari Pos
Wakatobi

DAK Rp 35 Miliar tak Terealisasi

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah pekerjaan pembangunan jalan yang harusnya dibiayai melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun ini, tak bisa terealisasi sesuai target. Tersebar di beberapa pulau di Wakatobi, satu-satunya proyek pembanguan jalan yang berhasil diwujudkan sebelum pengalihan anggaran untuk penanganan covid-19 adalah ruas Desa Palahidu dan Palahidu Barat, Pulau Binongko.

Dari jumlah DAK yang seharusnya tersalur kurang lebi Rp 40 miliar, Kabupaten Wakatobi hanya meloloskan satu kegiatan dengan anggaran lebih Rp 3 miliar. Artinya, masih ada lebih dari Rp 35 miliar dana yang dialihkan untuk anggaran penanganan Covid-19. “Karena selain gagal tender, setelah keluar kebijakan kita baru kontrak satu kegiatan. Itu tadi jalan di Pulau Binongko yang anggarannya sekitar Rp 3 miliar lebih,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wakatobi, Kamaruddin, Kamis (25/6).

Padahal menurutnya, pekerjaan jalan lingkar dari Desa Haka, Kecamatan Togo Binongko ke Wali, Kecamatan Binongko direncanakan akan dikerja tahun ini juga. Selain Binongko, kegiatan proyek jalan kedua pulau lainnya juga terdampak. Lalu, ada juga pekerjaan jalan di Pulau Tomia dan Kaledupa. “Jadi, DAK kita tahun ini sebenarnya hampir Rp 40 miliar. Tapi, karena sudah dialihkan ke penanganan Covid-19, maka yang baru dikerjakan di Pulau Binongko karena memang sudah kontrak. Yang lainnya belum dikerjakan dulu,” bebernya.

Kendati demikian, Kamaruddin berharap pandemi Covid-19 bisa segera tertangani. Jika virus tersebut teratasi maka tidak menutup kemungkinan, anggaran DAK bisa dikembalikan lagi meskipun dalam porsi yang tidak sama dan pekerjaan yang berbeda dari sebelumnya. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy