Bupati Konawe Pastikan Stok Beras Aman – Kendari Pos
Konawe

Bupati Konawe Pastikan Stok Beras Aman

Kery S.Konggoasa

KENDARIPOS.CO.ID — Pemenuhan pangan menjadi atensi besar seorang Kery Saiful Konggoasa di masa pandemi Covid-19 ini. Selain mencukupi aspek kesehatan maupun segala bentuk bantuan sosial (bansos), Bupati Konawe itu tak ingin masalah pangan luput dari pantauan pemerintah. Baginya, pemenuhan pangan juga menjadi salah satu faktor kunci dalam upaya pemkab Konawe memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di otoritanya.

Keinginan itu tak cuma sekadar bualan. Buktinya, mantan Ketua DPRD Konawe tersebut intens memantau ketersediaan beras yang ada di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Konawe di kelurahan Tuoy kecamatan Unaaha. Di beberapa kesempatan pun, Kery kerap turun langsung membagi-bagikan sembako agar warganya tetap tercukupi pemenuhan pangannya selama pandemi.

“Tidak boleh ada ayam yang mati di lumbung padi. Ini tugas pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi” ujar Kery Saiful Konggoasa, kemarin.

Ayah anggota DPR RI, Fachry Pahlevi Konggoasa itu menyediakan stok pangan untuk warga Konawe. Dia memastikan stok pangan, khususnya beras di Kabupaten Konawe sangat aman. Pantas saja Kery dapat menjamin ketersediaan stok beras, Kabupaten Konawe punya 42.500 hektare lahan sawah. Sebagian wilayah Konawe yang merupakan basis persawahan telah memasuki masa panen. Misalnya, di Kecamatan Uepai, Lambuya, Tongauna, Pondidaha dan kecamatan lainnya. “Dalam setahun petani bisa menghasilkan panen hingga 200 ton beras. Dari mencapai 42.500 hektare lahan persawahan, setengahnya sudah dipanen oleh para petani,” ujar Kery kepada Kendari Pos, Selasa (1/6).

Dengan besarnya potensi itu, Kery optimis Kabupaten Konawe bisa menyuplai kebutuhan beras dalam cakupan Provinsi Sultra. Bukan hanya di level kabupaten Konawe saja.
Kery memproyeksi, stok beras di wilayahnya bisa menyuplai permintaan dari kabupaten/kota se-Sultra meskipun masa pandemi belum berakhir.

“Persediaan beras kita cukup melimpah. Kalau daerah lain butuh, kita siap untuk menyuplai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan Konawe Muhammad Akbar menjelaskan, pihaknya terus melakukan upaya pengembangan dan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Konawe. Salah satu program yang dicanangkan oleh instansi yang dinahkodainya yakni program sejuta ton beras. Itu tak lepas dari potensi yang dimiliki Konawe sebagai daerah lumbung padi terbesar di jazirah Sultra.

“Program tersebut mendapat dukungan penuh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa. Hal itu salah satunya dibuktikan dengan mendatangkan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand traktor yang menggunakan remote control,” terang Muhammad Akbar.

Akbar mengaku, saat ini persediaan beras di Konawe cukup melimpah. Ia optimis bahwa hasil beras Kabupaten Konawe nantinya akan mampu mencukupi kebutuhan beras domestik maupun permintaan dari kabupaten/kota lain se-Sultra. Apalagi dengan total luas areal persawahan mencapai 40.000 ha lebih, sambungnya, Konawe menjadi wilayah di Sultra yang memiliki areal persawahan terluas jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Kita sudah surplus beras di awal tahun. Sawah produktif kita mencapai empat puluh tiga ribu hektar,” bebernya.

Akbar menyebut, saat ini total luasan panen persawahan petani di Konawe sudah mencapai sekira 8.000 ha. Rinciannya, kecamatan Asinua 400 ha, Padangguni 2.200 ha, Abuki 1.500 ha, Tongauna 1.509 ha dan kecamatan Tongauna Utara seluas 3.209 ha. Itupun belum terhitung panen yang akan mulai dilakukan di bulan Juni 2020 di tiga kecamatan yakni Unaaha, Onembute dan kecamatan Lambuya.

“Stok beras sampai bulan Juni masih tersedia, bahkan sampai bulan Desember mendatang,” ungkap Muh.Akbar. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy