BPPRD Konawe Maksimalkan Serapan PAD – Kendari Pos
Konawe

BPPRD Konawe Maksimalkan Serapan PAD

Cici Ita Ristianty


KENDARIPOS.CO.ID — Serapan pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Konawe masih sangat minim. Wabah Covid-19 yang melanda daerah itu sejak tiga bulan belakangan, menjadi salah satu penyebab anjloknya penerimaan PAD tersebut. Meski demikian, BPPRD Konawe akan terus memaksimalkan serapan di masa new normal ini.

Kepala BPPRD Konawe, Cici Ita Ristianty, mengatakan, tiga bulan belakangan pihaknya memberikan kelonggaran yang hampir merata di semua objek pajak pengumpul PAD. Sebab, beberapa pemilik usaha seperti rumah makan ataupun perhotelan, juga terkena imbas penularan Covid-19. “Mereka juga kekurangan penghasilan. Termasuk pasar-pasar sentral di Konawe. Sehingga, kita maklumi dengan memberikan toleransi kepada mereka,” ujar Cici Ita Ristianty, Senin (15/6) ketika ditemui di ruang kerjanya.

Cici menyebut, pihaknya bakal kembali menormalkan kegiatan penagihan pajak dimasa new normal Covid-19. Diantaranya, dengan mengirim surat pada wajib pajak. Serta memaksimalkan kembali alat perekam pajak yang telah terpasang pada beberapa rumah makan dan hotel. Selama tiga bulan terakhir, sambungnya, sektor PAD yang diandalkan hanyalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP), Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Itupun, mayoritas pemasukannya bersumber dari kecamatan Morosi. Sebab, kegiatan investasi di wilayah timur Konawe itu sampai saat ini masih tetap berjalan seperti biasa.

“Kita bersyukur karena kegiatan investasi di Morosi. Sehingga tidak mempengaruhi penarikan pajak kita. Sebagian besar juga penyelenggaran pemerintahan bisa berjalan karena adanya pemasukan PAD yang berasal dari geliat industri di Morosi,” ungkap istri Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara itu. Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Konawe tersebut menambahkan, sejak wabah Covid-19 melanda, ada penyesuaian target PAD di 10 instansi lingkup Pemkab yang ikut menangani penarikan pajak. Namun khusus di BPPRD, pihaknya belum menurunkan target capaian PAD sebab sampai kini ia masih optimis bisa mencapai target itu.

“Jumlah target BPPRD Konawe itu sebesar Rp 22 miliar. Tapi secara akumulasi, target PAD Konawe tahun ini mencapai Rp 102 miliar,” akunya. Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Konawe itu menuturkan, saat ini anggaran PAD yang masuk ke kas daerah sudah sebanyak Rp 18 miliar. Serapan yang minim itu disebabkan beberapa instansi diluar BPPRD dan DPM-PTSP Konawe, rata-rata baru mengumpulkan PAD sebesar 10 persen. Ditambah lagi, tiga instansi yakni Dinas Kesehatan, Disperindagkop dan BLUD RS Konawe sampai saat ini belum melaporkan pemasukan ke BPPRD Konawe. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy