Bangkitkan Ekonomi, Pemkab Buton Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19 – Kendari Pos
Buton

Bangkitkan Ekonomi, Pemkab Buton Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Pusat sudah mengajak semua masyarakat untuk berdamai dengan pandemi Covid-19. Belum ada tanda-tanda virus itu akan segera berakhir, makanya kini disuarakan istilah baru yakni “New Normal”. Tatanan itu adalah pola hidup normal baru yang mengacu pada protokoler pencegahan Covid-19 yang kini harus dianggap biasa oleh masyarakat. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus terus dilakukan sebagai kebiasaan baru. Pola itulah yang akan diterapkan di Kabupaten Buton sebagai daerah berstatus zona hijau.

Bupati Buton, La Bakry menilai, New Normal adalah momentum membangkitkan kembali perekonomian warga dan daerah. Masyarakat dan pemerintah sebagai pelayan publik harus tetap produktif di tengah pandemi.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan segala sesuatunya. Seluruh elemen, mari kita bersatu untuk menuju Normal Baru. Ini adalah momentum untuk kita bangkit bersama terutama di sektor ekonomi,” kata La Bakry.

Langkah pertama menuju penerapan new normal itu kata dia yakni memastikan seluruh sarana publik telah memenuhi standar-standar protokol kesehatan. Selanjutnya, masuk pada tatanan pemerintahan, yakni pelayanan pada masyarakat harus pula mengacu pada protap penanganan Covid-19.

“Untuk pelayanan, kita diminta pihak Kementerian ikut lomba inovasi dalam rangka New Normal itu. Buat video singkat dengan inovasi itu. Nah saya sudah minta dinas-dinas untuk membuatnya,” jelasnya.

Sektor-sektor yang harus kembali dipacu seperti perhotelan, rumah makan, pariwisata, pasar-pasar dan juga transportasi.

Pemerintah kini tengah menggodok skenario penerapan new normal. Selanjutnya akan disosialisasikan ke masyarakat agar benar-benar dijalani bersama. “Kita rumuskan dulu, sudah kita rapat awal kemarin, segera kita selesaokan,” pungkasnya.
Wakil Bupati Buton, Iis Elianti mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu jumawa dengan dilonggarkannya kembali pengawasan pemerintah. Masyarakat diizinkan kembali untuk beraktivitas di luar rumah tidak berarti semuanya telah baik-baik saja. Menunggu virus berakhir tentu akan menimbulkan masalah sosial ekonomi yang lebih kompleks. Olehnya itu pemerintah meluncurkan kebijakan baru yakni new normal. Sehingga masyarakat tetap harus warpada.

“Dengan adanya new normal ini, tentunya pergerakan manusia akan semakin besar lagi. Kalau semua tidak waspada, maka bisa jadi malapetaka. Virus dengan mudah menular. Jadi mari kita hati-hati. Jaga diri jaga keluarga, jaga daerah kita,” bijak Buton-2 itu. (adv/mel/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy