Warga Diimbau Tak Cemas Berlebaran di Tengah Covid – Kendari Pos
Metro Kendari

Warga Diimbau Tak Cemas Berlebaran di Tengah Covid

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir

KENDARIPOS.CO.ID — sebentar lagi berlalu. Itu artinya hari kemenangan (Idul Fitri, Red) sudah ada didepan mata. Disaat itu masyarakat berkeinginan lebih untuk menyambutnya. Hanya saja yang menjadi kendala saar ini, masyarakat yang hendak berlebaran itu harus dirayakan ditengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengimbau warganya agar tidak panik dan risau dalam berlebaran tahun ini. Sebab, pihaknya tengah bersiap untuk memberikan bantuan utamanya bagi mereka yang terdampak wabah Covid-19.

“Sejauh ini kami masih dalam tahap menyalurkan sebanyak 32 ribu paket sembako gratis untuk untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak. Kami juga sedang membayarkan bantuan langsung tunai (BST) dengan besaran Rp 600 ribu per keluarga per bulan,” ungkap Sulkarnain, kemarin.

Di Kendari lanjut dia, jumlah penerima BST berada dikisaran 8.047 keluarga. Itu berdasarkan data terpadu dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Angka tersebut sambung dia, berpeluang bertambah dua kali lipat atau sekira 16 ribu keluarga. “Dalam kondisi saat ini, masyarakat yang berada digaris kemiskinan berpotensi turun status. Jadi kami prediksi penerimanya sekirar 16 ribu. Tapi saya masih instruksikan ditingkat RT, RW dan Lurah untuk mendata masyarakat yang memang sangat membutuhkan bantuan,” ungkapnya.

Ia pun memastikan, bantuan sesegera mungkin akan tersalurkan kepada yang berhak menerimannya paling lama H-2 Idul Fitri. “Sesuai arahan presiden bahwa bantuan harus sesegera mungkin disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk anggarannya BST bersumber dari Kemensos. Sedangkan untuk bantuan sembako berasal dari realokasi APBD yang sudah disepakati dengan dewan kemarin sebanyak Rp 66,6 miliar yang bersumber dari Dana Kelurahan, serta beberapa sumber pembiayaan lain seperti perjalan dinas dan Bimtek instansi yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. ,” beber Sulkarnain.

Bukan hanya bantuan uang tunai dan sembako yang disiapkan. Namun dari segi pelayanan kesehatan, pihaknya juga telah menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari sebagai salah satu pusat rujukan penanganan Covid-19. “Oleh karenanya, kami telah mempersiapkan beberapa hal. Sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, kami telah menyediakan tambahan ruangan khusus pasien Covid-19,” paparnya.

Disebutkannya, total kamar tidurnya itu sebanyak 29 kamar. “Selain itu, kami juga telah menyiapkan ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) khusus penanganan Covid-19. Tenaga medis kami yang akan menangani Covid-19 sebanyak 9 perawat,5 dokter umum, 1 dokter ahli paru, dokter ahli radiologi, dokter ahli patologi klinik, dan dokter ahli anastesi. Kami juga sudah siapkan 100 bed baru dengan harapan pasien bisa terlayani dengan baik sehingga semakin mempercepat proses kesembuhan,” beber Sulkarnain.

“Kami juga siap menerima pasien rujukan dari luar Kota Kendari. Baik orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) bahkan pasien yang sudah terinfeksi pun kami terima. Karena ini merupakan salah satu misi kemanusian,” tuntasnya. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy