UMK Perpanjang Masa Tanggap Covid-19 sampai 6 Juni – Kendari Pos
Edukasi

UMK Perpanjang Masa Tanggap Covid-19 sampai 6 Juni

Suasana mahasiswa UMK saat mengikuti pembelakalam KKA pada waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kembali melakukan perpanjangan tahap II, masa tanggap Coronavirus Disease (Covid-19) di lingkungan kampus.
Masa tanggap berdasarkan surat edaran Nomor: 04/EDR/II 3 AU/D/2020, dikeluar Rektor UMK sesuai hasil rapat pimpinan.

Rektor UMK Amir Mahmud mengatakan, itu dilakukan melihat kajian komprehensif berbagai data, informasi yang relevan serta kebijakan-kebijakan pemerintah. Terkait perkembangan infeksi Covid-19 di Indonesia, kata dia, proses pembelajaran secara dalam jaringan (Daring) atau online, pelayanan administrasi lingkup UMK diperpanjang hingga 6 Juni 2020.

“Keputusan itu atas rapat piminan UMK 28 April 2020 lalu. Untuk itu metode pembelajaran dapat dipilih menggunakan berbagai aplikasi yang mudah diakses,” ujarnya, Selasa (5/5).

Ia menjelaskan, proses pembimbingan mahasiswa dan penyelesaian tugas akhir, yakni seminar proposal, seminar hasil, dan skripsi dapat dilakukan secara online.
Tentu, kata dia, dengan memanfaatkan aplikasi teknologi informasi sesuai kesepakatan dekan, Ketua Program Studi (Prodi), dosen, pembimbing, dan mahasiswa.

“Jadi, dosen itu wajib memberikan laporan pelaksanaan kuliah online yang dilakukan setiap minggu, sesuai format yang telah disediakan,” ucapnya.

Semoga, sambungnya, seluruh civitas akademika UMK selalu memperhatikan dan menjaga kebersihan serta kesehatan dalam masa tanggap Covid-19. “Saya berharap, civitas akademika UMK dapat menjalankan informasi sesuai surat edaran terkait masa tanggap Covid-19 dengan baik,” pungkasnya. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy