Tuntaskan Tugas Pemerintahan, Surunuddin Kini Berbagi Gunakan Dana Pribadi – Kendari Pos
Konawe Selatan

Tuntaskan Tugas Pemerintahan, Surunuddin Kini Berbagi Gunakan Dana Pribadi

KENDARIPOS.CO.ID — “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu,” (QS. Al Baqarah: 271). Penggalan ayat suci tersebut menunjukkan, menyembunyikan amalan shalih itu lebih utama dan dekat pada keikhlasan.

Diam-diam, Keluarga Besar Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga juga ternyata telah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dari kantong pribadi, pada masyarakat, tanpa menggembar-gemborkannya ke khalayak.

Namun demi meluruskan tudingan dan menghindari politisasi dibalik penyaluran bantuan sosial tersebut, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga perlu memberi penjelasan. Melalui Juru Bicara Keluarga, Andre Darmawan, dalam keterangan persnya menegaskan, Konsel-1 itu telah menuntaskan penyaluran bantuan paket Sembako dari Pemkab, untuk warga yang terdampak Pandemi Covid-19 di otoritanya. “Bahkan jika menilik jumlah yang sekitar 56 ribu paket, angka itu yang paling besar di Sulawesi Tenggara,” ungkap Andre yang juga kuasa hukum bupati tersebut, Selasa (19/5).

Ditegaskan Andre, bupati dan keluarganya juga merasa perlu dan wajib ikut memberikan dukungan materiil pada warga Konsel, khususnya yang belum mendapatkan uluran bantuan di tengah Pandemi saat ini. Misalnya aparat perangkat desa yang tak bisa menerima bantuan baik dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Kabupaten Konsel.

Andre Darmawan

“Kalau di lapangan ada paket Sembako dengan kemasan bertuliskan bantuan keluarga H. Surunuddin Dangga, maka itu bukan berasal dari anggaran Pemkab. Itu bantuan pribadi H. Surunuddin sekeluarga,” tegas Andre.

Mengutip pesan Bupati Surunuddin, alumni Fakultas Hukum Universitas Haluoleo itu mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepedulian di tengah pandemi, demi rakyat yang membutuhkan.

“Kita kesampingkan dulu ego pribadi, jangan dulu urus politik,” kutip Andre, menirukan amanat Surunuddin. Ia kembali menegaskan, bantuan pribadi itu tidak dapat diterjemahkan sebagai tindakan politis menjelang Pilkada. Sebab hingga saat ini pun tahapan Pilkada sama sekali belum dimulai.

“ Belum ada calon bupati di Konsel. Jangan ditafsirkan itu karena berkaitan dengan Pilkada atau dipolitisasi. Beliau sebagai bupati hanya tergerak membantu aparatnya. Sama seperti pribadi-pribadi lainnya yang tergerak membantu sesama,” jelasnya. Soal jumlah bantuan yang disalurkan Surunuddin dan keluarganya, Andre enggan merinci. “Biarlah keluarga bupati dan Sang Khalik yang mengetahui,” pungkasnya. (kam/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy