Tingkat Pengangguran di Sultra Meningkat – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Tingkat Pengangguran di Sultra Meningkat

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Februari 2020 sebesar 3,17 persen. Angka ini mengalami peningkatan 0,21 persen dibanding Februari 2019 dan 0,38 persen dibanding Februari 2018.

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud mengatakan bahwa TPT adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau belum terserap oleh pasar kerja.

“Selama tiga tahun ini, TPT mengalami kenaikan yaitu dari 2,96 persen pada Februari 2018 menjadi 3,17 persen pada Februari 2020. Ketidakstabilan ekonomi global berpengaruh pada ketidakstabilan ekonomi di Indonesia. Hal ini juga berdampak pada kondisi ekonomi di Sulawesi Tenggara meski tidak secara langsung,” ujar Edy Mahmud, kemarin.

Dijelaskannya, TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding TPT di perdesaan. Pada Februari 2020, TPT di perkotaan sebesar 4,44 persen sedangkan TPT di perdesaan hanya 2,48 persen. Dibandingkan setahun yang lalu, terjadi penurunan tingkat pengangguran di perkotaan, yaitu turun sebesar 0,63 persen sedangkan TPT di perdesaan mengalami kenaikan sebesar 0,63 persen poin.

Dilihat dari tingkat pendidikan pada Februari 2020, TPT untuk Diploma I/II/III paling tinggi di antara tingkat pendidikan lainnya, yaitu sebesar 7,66 persen. TPT tertinggi berikutnya terdapat pada tingkat pendidikan SMA umum sebesar 5,46 persen atau dengan kata lain, ada penawaran tenaga kerja yang berlebih terutama pada tingkat Diploma I/II/III dan SMA umum.

“Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Oleh karena itu, dapat dilihat dari TPT jenjang SD ke bawah yang ternyata paling kecil di antara semua tingkat pendidikan yakni 1,06 persen,” imbuhnya.

Edy menyebut, dibandingkan kondisi setahun yang lalu, TPT mengalami kenaikan hampir di semua jenjang pendidikan, kecuali pada tingkat pendidikan SMP, SMA umum, dan SMA kejuruan yang mengalami penurunan, dimana penurunannya masing-masing sebesar 0,48 persen, 0,05 persen, dan 3,53 persen.
Sementara, jumlah angkatan kerja Sulawesi Tenggara pada Februari 2020 tercatat sebanyak 1.315.839 orang, bertambah 19.345 orang (1,49 poin) dibanding Februari 2019, dan bertambah 29.216 orang (2,27 poin) dibanding Februari 2018. Penduduk yang bekerja pada Februari 2020 sebanyak 1.274.067 orang, bertambah 15.965 orang (1,27 poin) dibanding Februari 2019, dan bertambah 23.338 orang (1,87 poin) dibanding Februari 2018. Sementara itu, jumlah pengangguran sebanyak 41.772 orang, mengalami peningkatan sekitar 3.380 orang (8,80 poin) dibanding Februari 2019, dan bertambah sebanyak 5.878 orang (16,38 poin) dibanding Februari 2018.

Terkait dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), selama tiga tahun terakhir TPAK di Sultra menunjukan tren negatif. TPAK pada Februari 2020 tercatat sebesar 71,03 persen, turun 0,59 poin dibanding Februari 2019 dan turun sebesar 1,70 poin dibanding Februari 2018. Berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan TPAK antara laki-laki dan perempuan.

“Pada Februari 2020, TPAK laki-laki sebesar 82,40 persen sementara TPAK perempuan hanya 59,72 persen. Jika dibanding kondisi setahun yang lalu, TPAK laki-laki mengalami penurunan sebesar 1,31 poin sedangkan TPAK perempuan mengalami kenaikan sebesar 0,13 poin,” pungkasnya. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy