Susun SOP New Normal, Pemkot Kendari Fokus Benahi Sosial Ekonomi Masyarakat – Kendari Pos
Metro Kendari

Susun SOP New Normal, Pemkot Kendari Fokus Benahi Sosial Ekonomi Masyarakat

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir (kemeja putih) saat berdiskusi dengan Kepala Dinkes Kota Kendari, drg.Rahminingrum Pujirahayu perihal percepatan penanganan Covid-19 di Kota Kendari, kemarin.


KENDARIPOS.CO.ID — Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berdampak terhadap perekonomian daerah. Penyebaran yang masif “memaksa” pemerintah menerapkan kebijakan social dan physical distancing. Masyarakat diminta berdiam diri di rumah dan ASN bekerja dari rumah (work from home). Tidak sedikit karyawan swasta dirumahkan, bahkan ada yang tersapu “badai” pemutusan hubungan kerja (PHK). Beberapa pelaku usaha menghentikan usahanya yang kemudian membuat perekonomian melambat.

“Pemerintah pusat ingin kita produktif namun tetap aman dari penularan Covid-19. Oleh karenanya dalam fase penanganan virus ini, ada fase new normal. Dalam waktu dekat saya akan rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) rencana pemerintah ini. Insya Allah dengan nawaitu dan ikhtiar yang maksimal, mudah-mudahan kita terlindungi dan terbebas dari pandemi Covid-19 ini,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir kepada Kendari Pos, Rabu (27/5) kemarin.

Lebih lanjut kata Sulkarnain, di masa new normal, Pemkot Kendari akan fokus terhadap pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Penyediaan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan yang baik menjadi awal dari menuju kondisi kehidupan pasca Covid-19. “Ada beberapa saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan di tengah pandemik ini. Olehnya itu, kita terus berupaya memberikan bantuan kepada mereka. Ada Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 4,8 miliar bagi 8.047 KK terdampak, kemudian ada dana Jaminan Sosial (Jamsos) senilai Rp 300 per KK bagi karyawan yang dirumahkan dan di PHK. Jumlahnya sekira 8 ribu-10 ribu KK. Ada bantuan sembako sebanyak 67 ribu paket yang sudah terdistribusi ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ungkap mantan Wakil Wali Kota Kendari itu.

Namun sebelum kembali ke kehidupan new normal, kata Sulkarnain, Pemkot perlu menyiapkan kebijakan yang menjamin bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. “Kita masih akan rapatkan bersama OPD terkait protokol yang akan kita laksanakan. Utamanya bagaimana aktivitas berjalan tapi kita waspada terhadap penularan Covid-19. Masyarakat masih kita berikan bansos. Sekali lagi ini dalam upaya aktivitas normal tetep berjalan tapi tetap aman,” jelas Sulkarnain.

Ditanya soal kekhawatiran akan adanya lonjakan kasus positif Covid-19 pada saat penerapan kebijakan pemerintah tersebut (new normal, red), Sulkarnain mengaku kalau semua orang mematuhi protokol kesehatan, maka kecil kemungkinan terjadi penularan. “Intinya kita patuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, pakai masker, dan rutin cuci tangan. Itu tidak boleh dilanggar. Kalau kita patuhi protokol kesehatan, Insya Allah semua akan terlindungi,” tandas Sulkarnain. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy