Sulkarnain Pastikan Pembangunan WFC Rampung Tepat Waktu – Kendari Pos
Metro Kendari

Sulkarnain Pastikan Pembangunan WFC Rampung Tepat Waktu

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) mendengar penjelasan pelaksanaan proyek tentang progres WTF.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot Kendari fokus berbenah. Sejumlah kawasan kumuh dipoles jadi kawasan yang layak huni. Karena penataannya yang apik, bukan hanya jadi kawasan yang layak huni bagi penghuninya, melainkan sudah menjadi tempat wisata baru yang indah. Salah satu kawasan yang saat ini sedang ditata adalah kawasan kumuh di Kelurahan Bungkutoko. Disana pemkot menggagas Water Front City (WFC).

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir memastikan penataannya bisa rampung sesuai target waktu yang telah direncanakan. Pasalnya, progres pengerjaannya saat ini masih tetap berjalan tanpa ada kendala berarti.

“Saya lihat progresnya sangat baik. Belum selesai saja sudah kelihatan bagaimana wajahnya nanti setelah dilakukan penataan. Apalagi setelah nanti proyek ini rampung, saya kira masyarakat bisa melihat kesungguhan pemerintah dalam melakukan penataan kota,” kata Wali Kota Kendari, tuturnya.

Menurutnya, pembangunan WFC yang menelan anggaran sekira Rp 40 miliar ini, akan tuntas pada 18 Juni mendatang dari pengerjaannya yang sudah dimulai sejak 23 September lalu atau sesuai target yakni 270 hari hari kerja.

“Dengan mengusung konsep WFC, kami yakin dapat mengubah wajah kawasan Bungkutoko yang selama terkesan sebagai kawasan kumuh menjadi sebuah kawasan yang layak huni bahkan bisa jadi kawasan wisata baru di Kendari. Itu tentunya menjadi lebih baik dan tentunya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Sebab, dalam konsep ini kami berupaya mengembangkan potensi sumber daya kawasan pesisir mulai dari SDM, SDA maysarakat sekitar,” kata Sulkarnain.

Dalam menata kawasan kumuh di Bungkutoko menjadi sebuah kawasan wisata baru di Kendari, Pemkot tak sendiri. Melainkan bekerjasama dengan Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sultra.

“Pemerintah telah menetapkan Kota Kendari sebagai 32 kota prioritas penataan kumuh di Indonesia. Nah, penataan kawasan kumuh telah diamanahkah UU nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman, bahwa penataan kawasan kumuh merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah yang diperkuat dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dimana pencegahan, peningkatan kualitas perumahan kumuh termasuk dalam urusan konkuren yang bersifat wajib,” jelas Sulkarnain

“Atas dasar tersebut kami telah menuangkan pencegahan, peningkatan kualitas perumahan kumuh dan pemukiman kumuh dalam RPJMD 2017-2022 yaitu mewujudkan lingkungan yang berkualitas dengan sasaran peningkatan kualitas perumahan dan kawasan pemukiman, hal ini juga sejalan dengan visi misi kota Kendari yakni menjadi kota layak huni berbasis, ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi,” tambahnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy