Sulkarnain Lirik Potensi Jembatan Teluk, Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru? – Kendari Pos
Nasional

Sulkarnain Lirik Potensi Jembatan Teluk, Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru?

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir (dua dari kanan, gestur menunjuk) bersama jajaran dan pimpinan proyek jembatan meninjau progres pembangunan Jembatan Teluk Kendari, Senin (4/5). Sulkarnain melihat potensi destinasi wisata dapat dikembangkan di kawasan Jembatan Teluk itu. Sejumlah konsep sudah disiapkannya dan siap action jika Pemprov Sultra memberi restu.

KENDARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengungkapkan keinginannya untuk mengembangkan kawasan Jembatan Teluk Kendari. Menurutnya, Jembatan sepanjang 1,34 kilometer itu berpotensi menjadi kawasan wisata baru di Kota Kendari. “Ini merupakan impian buat seluruh masyarakat Sultra. Saya kira dengan rampungnya pembangunan jembatan Teluk Kendari ini menambah ikon baru daerah. Saya yakin jika dikelola dengan baik dan profesional maka akan mendatangkan benefit bagi daerah,” kata Sulkarnain disela-sela peninjauan Jembatan Teluk, Senin (4/5).

Oleh karena itu, Sulkarnain mengaku siap melakukan pengembangan kawasan jembatan jika ditunjuk Pemerintah Provinsi Sultra. Sejumlah konsep mengemas kawasan jembatan agar lebih menjadi indah dan dapat menstimulasi kunjungan wisatawan lokal. “Jembatan ini wawenang Pemprov. Jika kami dipercayakan untuk ambil peran tentu kami siap,” kata Sulkarnain.

Politisi PKS ini mengaku sudah menyiapkan berbagai ide untuk memoles kawasan jembatan menjadi destinasi baru yakni dengan menginstruksikan Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan untuk membuat desain pengelolaan jembatan yang kemudian akan diajukan ke Pemprov.

“Kalau Dinas PUPR dan Dinas Pariwisata saya inginkan membuat desain agar masyarakat bisa menikmati view teluk dengan sempurna. Mungkin dengan membuat spot view (foto) dibeberapa titik jembatan. Bisa juga ada taman di sisi jembatan atau sisi bawah jembatan, dan masih banyak lagi,” kata Sulkarnain.

“Kalau Dinas Perhubungan bersama Balai Jalan dan Pemprov saya minta mungkin bisa memetakan arah jalan yang baik agar bisa dilalui dengan mudah oleh masyarakat tentu tanpa harus melanggar protokol jalan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari Yohanis Tulak Todingrara mengaku sejauh ini progres pembangunan sudah mencapai 92 persen. Pihaknya sendiri terus menggenjot pembangunan jembatan dan optimis bisa tuntas hingga kontrak pengerjaan yang ditetapkan yakni pada Juli 2020.

“Masih ada beberapa yang harus dirampungkan. Terutama masalah pembebasan lahan beberapa warga. Tapi semua kami sudah koordinasikan dengan Pemkot. Dan mereka siap membantu kami untuk edukasi dan negosiasi kepada warga. Saya harap mereka mau mengerti karena jembatan ini milik kita semua, dan untuk kepentingan kita bersama,” tuturnya.

Sekedar informasi, pembangunan Jembatan Bahteramas dikerjakan multi years sejak 2015 hingga 2020 dengan total anggaran mencapai Rp.802 miliar. Jembatan ini dibangun sepanjang 1,34 kilometer, lebar jalan sekira 20 meter dengan empat lajur serta median dan trotoar. Bentang utama atau main span jembatan ini yakni 200 meter, dengan side span 180 meter dan approach span 357,7 meter. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy