Sulkarnain dan Surunuddin Salurkan BST – Kendari Pos
Nasional

Sulkarnain dan Surunuddin Salurkan BST


KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi virus korona (Covid-19) berdampak luas terhadap dimensi kehidupan masyarakat. Warga kelas menengah ke bawah dan kelompok pekerja paling merasakan pandemi ini. Mereka tak lagi bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada yang tersapu “badai PHK” dan dirumahkan.

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga (kiri) secara simbolis menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada penerima manfaat, Selasa (12/5).

Pemerintah pusat hadir dengan beragam skenario yang dibalut melalui kebijakan-kebijakan untuk menekan dampak akibat pandemi Covid-19 ini. Kementerian pun bergegas bergerak melakukan langkah strategis. Kementerian Sosial meluncurkan bantuan sosial tunai (BST) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi meluncurkan bantuan langsung tunai (BLT). Duit negara dalam bentuk BST dan BLT itu mulai mengalir ke saku rakyat.

Besaran BST dan BLT sama, Rp 600 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM). Ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi penerimanya. Yakni KPM belum menerima bansos lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), belum mendapat manfaat kartu Pra-Kerja, mereka yang ehilangan mata pencaharian, belum terdata (exlusion error) dan punya anggota keluarga yang rentan sakit menahun.

Setiap pemerintah kabupaten dan kota di Sultra sudah menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 melalui kucuran dana pusat melalui BST dan BLT.
Di Kota Kendari, sekira Rp 4,8 miliar BST dari Kemensos dikucurkan untuk 8.047 KPM.
Penyalurannya melalui Kantor Pos Indonesia selama 12 hari terhitung sejak kemarin hingga 23 Mei mendatang.

“Hari ini, (kemarin, red) kita realisasikan bantuan pemerintah pusat. Memang butuh proses. Pendataannya harus detail. Harus cocok sesuai penerima dengan data yang kita sudah siapkan. Prosesnya cukup panjang. Dari RT dan RW itu sudah dimusyawarahkan penerimanya. Lalu, lewat pendamping diverifikasi lagi untuk kami ajukan ke Kemensos,” kata Sulkarnain saat penyerahan BST secara simbolis di Kantor Pos Cabang Kendari, Selasa (12/5) kemarin.

Menurutnya, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah kepada rakyat di tengah wabah ini apalagi adanya pemberlakuan kebijakan social dan physichal distancing. Sulkarnain menjelaskan jatah BST Kota Kendari dari Kemensos sebesar 10.515 KPM. “Terealiasasi 10.515 KPM. Lalu kita dapat jatah bantuan dari Pemprov sebanyak 8.000 KPM. Ada juga bantuan perluasan sembako atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) 2.126 KK dari pemkot juga ada jaminan sosial dan bantuan sembako,” bebernya. Pria yang karib disapa Sul itu menambahkan bantuannya beda-beda. Ada dalam bentuk sembako, adapula dalam bentuk uang tunai.

Kepala Kantor Pos Cabang Kendari Surya Hambali mengatakan tak ada kendala dalam proses penyaluran karena pihaknya telah mengantongi data penerima dari Kemensos serta ditunjang sarana (fasilitas) penyaluran yang memadai seperti koneksi jaringan internet yang baik. “Penerima BST di Kota Kendari sebanyak 8.047 KPM dengan total anggaran sekira Rp 4,8 miliar. Yang dimaksud Pak Wali itu 10.515 KPM itu, mungkin data awal yang diajukan ke Kemensos,” ujar Surya.

Di tempat terpisah, masyarakat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mulai menikmati manfaat dari BST Kemensos. Selasa kemarin, Bupati Konsel Surunuddin Dangga secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar Rp.600 ribu untuk setiap KPM. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pemda Konsel, penerima BST sekira mencapai 17.219 KPM yang tersebar di 25 Kecamatan di Kabupaten itu.

mengungkapkan, peluncuran “BST ini usulan Pemda Konsel kepada Kemensos untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Mohon tetap di rumah karena bantuan sudah ada untuk mencukupi kebutuhan selama di rumah,” ujar Bupati Konsel, Surunuddin Dangga saat meluncurkan BST di Desa Lamokula Kecamatan Moramo Utara, kemarin.

Surunuddin menjamin 17.219 KPM penerima BST ini telah diverifikasi dan divalidasi oleh pemerintah desa dan kecamatan bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
“Penerima BST ini benar-benar telah terverifikasi sebagai warga yang belum mendapatkan bantuan sama sekali. Baik dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan pangan non tunai (BPNT),” imbuhnya.

Selain penyaluran BST, Bupati Konsel Surunudin membagikan bantuan paket sembako terhadap warga terdampak pandmei Covid-19 virus mematikan itu. Sejauh ini Pemda Konsel telah mendistribusikan sebanyak 37 ribu paket sembako. “Paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab pemerintah terhadap warga yang terdampak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kolaka, Darwis mengatakan kuota penerima BST Kemensos sekira sekitar 10.400 KPM. Setiap KPM akan mnerima Rp 600 ribu dan akan diberikan selama tiga bulan yaitu Mei, Juni, dan Juli.

“BST Kemensos ini disalurkan melalui Kantor Pos. Penerimanya adalah orang miskin yang bukan penerima kartu pra kerja, sembako, dan PKH,” ungkapnya.

Darwis menjelaskan, 10.400 nama-nama penerima bantuan BLT Kemensos telah ditetapkan berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial. Namun, setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan kelurahan, pihaknya menemukan adanya 800 penerima BLT Kemensos yang sudah tidak layak untuk menerima bantuan tersebut.

“800 orang ini tidak layak dibantu ini karena ekonominya sudah membaik. Ada menjadi PNS dan karyawan BUMN. Ada pula yang sudah mendapatkan bansos lain. Kesalahan ini terjadi karena Kemensos menggunakan data lama. Adapun 800 KPM sudah tidak layak dibantu. Sudah kami sampaikan ke Kemensos,” jelas Darwis. (ags/kam/fad/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy