Siswi SMA di Muna Diperkosa Ayah Kandung, Massa Kepung Rumah Pelaku – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Siswi SMA di Muna Diperkosa Ayah Kandung, Massa Kepung Rumah Pelaku

KENDARIPOS.CO.ID — Malang nian nasib gadis bernisial NN (15). Pelajar yang masih duduk di bangku SMA di Muna ini harus kelihangan kehormatan di usai belia. Ironisnya, pelaku yang merenggut kehormatannya adalah orang yang seharusnya menjadi pelindungnya yakni ayah kandungnya, Ama (45). Aksi perkosaan ini telah berlangsung cukup lama atau setahun lalu. Tak terhitung, sudah berapa kali korban digauli. Namun korban tak berani menggungkapkan pelakuan bejat ini lantaran diancam pelaku. Selain itu, ia merasa kasihan dengan ibunya. Pada akhirnya, korban pun tak bisa menyimpan rahasia itu. Ia lalu mencerikan kejadian ini ke teman dekatnya yang tak lain adalah tetangganya.

Ilustrasi

Kapolres Muna, AKBP Debby Asry Nugroho melalui Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Hamka mengatakan baru mendapat informasi dari warga Minggu (3/5) sekitar pukul 23.00 Wita. Atas informasi itu, tim langsung turun di lapangan. Saat turun di TKP, rumah pelaku sudah dikerumuni massa. “Kami menerima informasi dari salah seorang warga yang mengatakan ada keributan di Kelurahan Watonea, Kabupaten Muna, terkait tindak asusila. Setelah tim kami sampai di TKP, pelaku telah melarikan diri. Hingga kini, pelaku belum ditemukan,” ujar Iptu Hamka.

Sampai saat ini, pihaknya belum melakukan visum. Pasalnya, belum ada laporan yang masuk ke Polres terkait kasus tindakan asusila ini. Namun, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban menyangkut tindak lanjut kasus ini. “Belum ada laporan yg masuk terkait kasus tersebut. Makanya, kami tidak dapat melakukan penyidikan dan VER (Visum), kami akan koordinasi kepihak keluarga,” jelasnya (b/m1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy