Relawan Pemdes Lapokainse Mubar Sterilkan Kawasan Dua Kali Sepekan – Kendari Pos
Muna Barat

Relawan Pemdes Lapokainse Mubar Sterilkan Kawasan Dua Kali Sepekan

Relawan Pemdes Lapokainse Tanggap Covid-19 saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada salah satu rumah warga.

KENDARIPOS.CO.ID — Sebaran pendemi virus corona belum bisa dikendalikan. Upaya preventif terus dimaksimalkan untuk menghambat penyebaran nya, mulai dari provinsi hingga tataran desa. Termasuk yang sedang diupayakan Pemerintah Desa (Pemdes) Lapokainse saat ini dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya. Langkah tersebut sebagai tindak lanjut imbauan Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada. Dalam sepekan, desa yang terletak di Kecamatan Kusambi tersebut disemprot dua kali, Senin dan Kamis. Kegiatan tersebut dilaksanakan Tim Relawan Covid-19 Desa Lapokainse.

Kepala Desa Lapokainse, La Ode Mohirabu, mengatakan, upaya penyemprotan disinfektan merupakan bentuk keseriusan mereka dalam memerangi Covid-19.

“Sebelum terlambat, kita harus bertindak cepat melakukan pencegahan agar warga terhindar dari paparan virus corona. Sasarannya menyisir rumah warga, fasilitas umum, hingga kendaraan yang melintasi desa kami,” jelasnya, akhir pekan lalu.

Selain itu, pihaknya juga tengah mengadakan masker kain yang akan dibagikan secara gratis pada masyarakat. “Saat ini maskernya dalam pemesanan. Jumlahnya sekitar 100 lembar untuk tahap pertama. Ini mengingat nihilnya ketersediaan masker. Rencana pembagiannya dilakukan secara bertahap. Untuk anggarannya berasal dari dana desa (DD) yang dialokasikan khusus untuk pencegahan Covid-19,” Kata La Ode Mohorabu.

Tim Relawan Covid-19 Pemdes Lapokainse memonitoring setiap warga yang datang dari luar wilayah. Melakukan pendataan dan pengukuran suhu badan. “Jika ditemukan warga yang terindikasi terpapar Covid-19 maka akan dikarantina selama 14 hari. Untuk tempatnya, kami sudah sediakan khusus bagi warga yang baru saja melakukan perjalanan dari luar kota, bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan Muna Barat. Selama proses karantina nanti akan diawasi perkembangan kesehatannya. Jika selama karantina tidak menunjukan gejala terpapar, maka akan dipersilahkan kembali ke rumahnya. Namun untuk sejauh ini desa kami masih aman,” tandasnya. (c/m6)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy