Realokasi Anggaran Covid-19 Dikoreksi : Dari Rp 66,6 Miliar Menjadi Rp 51 Miliar – Kendari Pos
Metro Kendari

Realokasi Anggaran Covid-19 Dikoreksi : Dari Rp 66,6 Miliar Menjadi Rp 51 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot bersama DPRD Kota Kendari akhirnya menyepakati anggaran penanganan Covid-19. Dari hasil kesepakatan, anggaran penanganan Covid-19 terkoreksi dari Rp 66,6 miliar menjadi Rp 51 miliar. Pemotongan realokasi anggaran ini disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35 tahun 2020.

“Rapat pertama, kita sepakat merealokasi anggaran sebesar Rp 66,6 miliar. Tapi setelah dikaji dengan SKB dan Permenkeu, maka ada yang diubah. Sesuai aturan, realokasi dan refocusing belanja barang dan jasa minimal 50 persen sebagai syarat pencairan dana alokasi umum (DAU) 35 persen,”ungkap Subhan, kemarin.

Oleh karena itu, realokasi hanya berkisar Rp 51 miliar atau sekitar 10 persen dari Rp 321 miliar hasil pemotongan anggaran dari seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). “Secara otomatis APBD Kota Kendari dari sekitar Rp 1,6 triliun, kini tinggal Rp 1,2 triliun,” kata Subhan.

Politis PKS itu menambahkan akan segera melakukan perbaikan dan melaporkannya kepada pemerintah pusat (Kemenkeu dan Kemendagri, Red) guna mendapatkan persetujuan penggunaan anggaran untuk penangan Covid-19 serta mendapatkan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan pergeseran anggaran sebesar Rp 51 miliar itu saat ini hanya masih dalam bentuk angka dan belum real. “Ini belum ada uangnnya, kita hanya menyiapkan dan menggeser anggaran. Tapi sekali lagi ini belum ada uangnya dan masih menunggu. Sekarang kami masih menggunakan dana yang masih standby di kas daerah. Kita kumpulkan satu per satu sehingga kita bisa laksanakan secara bertahap penanganan Covid-19,” kata Sulkarnain.

Ia meminta dukungan seluruh pihak khususnya masyarakat Kota Kendari bersama-sama melakukan pencegahan Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan dan jangan pandang remeh kasus ini, karena korban dan jumlah pasien terus bertambah. “Mari kita saling membantu ditengah pandemik ini. Kita tak pungkiri DAU juga penting untuk pembangunan sarana dan prasanan di Kota. Akan tetapi upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjadi prioritas saat ini,” kata Sulkarnain. (b/ags)

Koreksi Realokasi Anggaran
Dari Rp 66,6 Miliar Jadi Rp 51 Miliar
Disesuaikan dengan SKB dan Permenkeu Nomor 35 Tahun 2020.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy