Ratusan ABK dan Buruh di Kendari Diuji Sampel Darah – Kendari Pos
Metro Kendari

Ratusan ABK dan Buruh di Kendari Diuji Sampel Darah

Ratusan anak buah kapal (ABK) dan buruh angkut menjalani rapid test yang digelar Lanal Kendari bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Dinas Kesehatan (Dinkes), Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari di Pelabuhan Bungkutoko kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk mencegah penyebaran corona virus, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari menggelar rapid test di pelabuhan Bungkutoko. Kegiatan yang melibatkan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari ini menyasar seluruh anak buah kapal (ABK) hingga buruh angkut.

Komandan Lanal (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia menyebutkan sasaran rapid test sendiri yakni tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan seluruh personil yang bekerja di pelabuhan Bungkutoko. “Baik dari ABK kapal datang maupun kapal yang berangkat, buruh angkut serta aparat yang bertugas di pelabuhan Bungkutoko,” ujarnya kemarin.

Aksi ini kata dia, menindaklanjuti imbauan gugus tugas Covid-19 Sultra untuk dilaksanakan pengecekan di area pelabuhan. Dalam kegiatan itu, pihaknya enyiapkan 500 alat rapid. Dari hasil uji sampel darah, tak ada satupun yang reaktif. “Jadi semua negatif dan ini akan langsung kami laporkan di gugus tugas hasilnya,” ungkapnya.

Rapid test ini sambungnya, masih akan terus dilakukan. Pihaknya menargetkan akan melaksanakan rapid test di seluruh area pelabuhan. “Jadi kami juga akan laksanakan di dermaga fery dan pelabuhan Nusantara,” pungkasnya. (b/m2/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy