Progres Pembangunan Ruang Isolasi Baru 80 Persen – Kendari Pos
Metro Kendari

Progres Pembangunan Ruang Isolasi Baru 80 Persen

PAHRI YAMSUL KEPALA DINAS CIPTA KARYA BINA KONSTRUKSI DAN TATA RUANG SULTRA

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan gedung isolasi khusus pasien corona akan segera rampung. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 80 persen. Sebenarnya, pengerjaan gedung isolasi ini molor. Sesuai target, pengerjaannya rampung bulan April lalu. Hal ini disebabkan kendala distribusi material.

“Kemarin, sudah pasang rangka atap. Tapi Kalau progres pekerjaanya saat ini sudah sekira 80 persen. Target kita sebenarnya akhir April. Tapi kita terkendala dalam pengiriman barang,” kata Pahri Yamsul, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra kemarin.

Sejak diberlakukan pembatasan dan penghentian penerbangan, masa pengiriman barang tambah lama. Makanya, ada beberapa pekerjaan yang ikut tertunda. Contohnya, rangka besi dan sebagian struktur bangunan bilik isolasi yang dirakit di Surabaya.

“Tidak hanya gedung, isi dan peralatan gedung telah dipesan. Hanya saja, belum tiba. Bukan kita tidak bisa antisipasi, namun memang perubahan itu cepat sekali. Semua transportasi udara dihentikan. Untuk mempercepat material, pemerintah telah menyiapkan opsi menyewa pesawat hercules. Namun opsi ini belum tentu bisa dilakukan,” jelasnya.

Plt Direktur Bahteramas, dr Hasmudin mengatakan sedang menyelesaikan 25 bilik isolasi pasien Corona. “Ini sudah hampir rampung. Jika ini selesai, maka kita akan mendapat tambahan ruang isolasi. Selama ini, jumlah pasien terus bertambah sedangkan ruang isolasi terbatas. Selain ruang isolasi, kami juga memanfaatkan ruang VIP untuk petugas yang terinfeksi virus tersebut,” ujarnya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy