Pinjaman Pemprov Direstui Mendagri, Mega Proyek Aman Segera Dilanjutkan – Kendari Pos
Nasional

Pinjaman Pemprov Direstui Mendagri, Mega Proyek Aman Segera Dilanjutkan

Tiga Proyek Aman


KENDARIPOS.CO.ID — Meski waktunya tersita mengurus pandemi virus korona (Covid-19), Gubernur Sultra Ali Mazi tak mengabaikan progres pembangunan tiga mega proyek yang digagas pemerintahannya bersama Wakil Gubenur Sultra, Lukman Abunawas. Tiga mega proyek itu adalah pembangunan jalan wisata Kendari-Toronpa, RS Jantung dan perpustakaan modern. Pembangunan tiga mega proyek itu masih bergeliat.

Bahkan kabar terbarunya, akan mendapat suntikan dana segar dari pinjaman yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Itu setelah dokumen pinjaman mendapat restu dari Mendagri Jenderal (Purn) Tito Karnavian. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J. Robert Maturbongs mengatakan, dokumen pinjaman senilai Rp 1,195 triliun sudah mendapat lampu hijau dari Mendagri.

Hanya saja dalam perkembangannya terjadi devisit senilai Rp 7 miliar. Sehingga kini tersisa sejumlah Rp 1,188 triliun. Dari usulan pinjaman itu, terdapat porsi anggaran untuk proyek jalan wisata Kendari-Toronipa. “Setelah mendapat restu dari Mendagri Tito Karnavian, dokumen pinjaman dilimpahkan kepada PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk ditindaklanjuti. Informasi terakhir dari PT.SMI, pembahasannya kini telah masuk pada level direksi. Di samping itu, kami mengupayakan pengajuan pelampauan batas devisit ke Kementerian Keuangan (Menkeu). Di tengah kondisi pendemi covid-19 kami tidak dapat berhadapan langsung. Jadi sistemnya hanya melalui surat dan via telepon,” ujar Robert Maturbongs, Kepala Bappeda Sultra kepada Kendari Pos, kemarin.

Proses pencairan dana pinjaman dengan nilai fantastis itu akan berlangsung cukup lama. Pasalnya, prosesnnya dihadapkan dengan musibah Covid-19 dan mesti bersabar. “Mudah-mudahan ada keajaiban, agar wabah virus ini segera berlalu sehingga proses pembahasan pencairan anggaran untuk mega proyek itu, bisa berjalan lancar sampai penandatanganan MoU nanti,”jelas Robert Maturbongs.

Robert menambahkan mekanisme pencairan dilakukan secara gradual selama tiga tahap. Tahap pertama, senilai Rp 300 miliar. Prediksi awal realisasi tahap pertama cair bulan Maret kemarin. Namun meleset, akibat pandemi Covid-19. Anggaran tahap kedua, sekira Rp 600 miliar dan tahap tiga sekira Rp 800 miliar. Sisanya akan dicairkan tahun 2021 hingga menggenapi angka Rp.1,188 triliun. “Anggaran dengan nilai fantastis, selain diperuntukan untuk proyek jalan wisata Kendari-Toronipa, termasuk proyek pembangunan RS Jantung dan perpustakaan bertaraf internasional,” terangnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy