Percepat Masa Tanam Jagung, Pemkab Muna Salurkan 75 Ton Bibit Unggul – Kendari Pos
Muna

Percepat Masa Tanam Jagung, Pemkab Muna Salurkan 75 Ton Bibit Unggul

12 ton bibit unggul jagung gelombang pertama tiba di Raha untuk percepatan masa tanam


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna melakukan upaya peningkatan produksi jagung kuning di tengah masa pandemi Covid-19. Usai musim panen periode Maret, masa tanam kembali dipercepat. Sebanyak 75 ton bibit unggul jagung kuning mulai didistribusikan pada petani. Masa panen berikutnya diproyeksikan Agustus mendatang. Gelombang pertama pendistribusian bibit dari penyedia yang ditunjuk Kementerian Pertanian tiba di Raha dan diterima Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Muna pada awal pekan ini. Bibit tersebut langsung disalurkan pada 7 ribu petani dari 200 kelompok yang tersebar di 14 kecamatan. Penyaluran diawasi langsung pihak Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih agar tepat varietas, tepat waktu tanam dan menjaga daya tumbuh. Sedangkan masa tanam dipercepat di awal Mei agar stok pangan tetap terjamin.

“Kami mendukung gerakan percepatan masa tanam dari Kementan untuk mengamankan pasokan pangan di tengah krisis. Awal Mei dimulai karena Juni itu diprediksi ada kemarau panjang,” kata Anwar Agigi, Kepala DTPHP Muna, kemarin. Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, DTPHP, Armadan, menambahkan, bibit unggul tersebut merupakan varietas Betras 1 yang dipastikan telah memenuhi standar. Varietas Betras memiliki nilai produksi antara lima sampai tujuh ton per hektare. Makanya, dengan luas tanam 5.000 hektar pada periode Mei, potensi produksi jagung Kabupaten Muna bisa mencapai 25.000 ton.

“Sebenarnya, potensi produksi varietas ini bisa mencapai 12 ton per hektar. Tetapi jika bibit itu mendapat perlakuan maksimal. Kalau di Muna, paling karena keterbatasan sumber daya hanya bisa dapat separuhnya,” terangnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy