Pemkot Kendari Masih Kaji Aturan New Normal – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemkot Kendari Masih Kaji Aturan New Normal

dr. Hj. Siska Karina Imran

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari masih mengkaji kebijakan normal baru (New Normal) yang digaungkan Presiden RI Joko Widodo pekan lalu. Wakil Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran mengatakan untuk menghadapi masa itu (New Normal, Red) maka pihaknya terlebih dahulu harus mengkaji beberapa dimensi misalnya dari sisi sosial budaya, ekonomi, kesehatan, serta perkembangan kasus Covid-19 di Kota Kendari.

“Ini (New Normal, Red) akan dibahas Pak Wali bersama jajaran Forkopimda hingga ditingkat Kecamatan, Kelurahan bahkan RT dan RW dalam waktu dekat ini. Hasilnya nanti akan segera diumumkan beliau seperti apa teknis pelaksaannnya,” tuturnya, kemarin. Yang jelasnya lanjut dia, apapun kebijakan Presiden RI Joko Widodo, pihaknya (Pemkot, Red) sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat tetap akan melaksanakannya di daderah. “Termasuk kebijakan New Normal,” ujarnya.

Disinggung soal komitmennya dalam menjaga batas kota jika Kota Kendari kemudian melaksanakan kebijakan New Normal, Siska mengaku tetap pada komitmen awal yakni memberlakukan protokol kesehatan yang ketat bagi pelintas, utamanya bagi warga pendatang (luar kota, Red) yang hendak masuk di Kota Kendari.

“Tidak ada toleransi bagi pelintas yang tidak memenuhi syarat masuk di Kota Kendari. Mereka yang melintas wajib mengikuti serangkaian pemeriksaan baik administrasi untuk didata maupun pemeriksaan kesehatan,” katanya. “Bagi mereka yang bersuhu tubuh diatas 38° celcius, maka wajib menjalani Rapid Test ditempat. Yang reaktif akan diberi gelang penanda untuk kemudian menjalani masa karantina mandiri dirumah. Kalau timbul dalam pemeriksaan menimbulkan gejala batuk, sesak napas dan demam maka otomatis kita akan rujuk di RS untuk mendapatkan perawatan,” terangnya.

Begitupun disinggung soal kekhawatiran akan adanya lonjakan kasus positif Virus Corona pada saat penerapan kebijakan pemerintah tersebut (New Normal, Red), Siska mengaku jika dilaksanakan dibarengi dengan protap kesehatan yang ketat, maka kata dia, kecil kemungkinan penularan terjadi. “Social dan Physical Distancing juga perlu. Dengan niat baik kita ini, Insya Allah kita semua bisa terlindungi,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari per 29 Mei 2020 pukul 12.00 Wita, jumlah kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 61 kasus. Rinciannya, sebanya 32 pasien masih dalam perawatan, 26 pasien sembuh dan 3 pasien dinyatakan meninggal dunia. (b/ags)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy