Pemkot Kendari Keluarkan Maklumat Perayaan Idul Fitri – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemkot Kendari Keluarkan Maklumat Perayaan Idul Fitri

Dalam penanganan covid-19, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (baju kuning) berdiskusi dan meminta petunjuk Forkompimda.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot Kendari terus melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Teranyar, Pemkot mengeluarkan maklumat tentang pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Fitri tahun 1441 Hijriah.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan maklumat ini dikeluarkan setelah mencermati situasi terkini. Apalagi kasus pasien corona terus mengalami peningkatan. Hingga kemarin, sebanyak 50 kasus positif Covid-19. Rinciannya, 35 pasien masih dalam perawatan, 12 pasien sembuh dan 3 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Pertimbangan lain sambungnya, merujuk surat keputusan Kepala BNPB nomor 13 A tahun 2020 tentang perpanjangan status darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona dan ditetapkannya Kota Kendari sebagai wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Yang terbaru, adanya Fatwa Majelis Ulama Indoensia (MUI) nomor 28 tahun 2020 tentang panduan takbir dan salat Idul Fitri di masa pandemi Covid-19,” ungkap Sulkarnain, kemarin.

Adapun isi maklumat tersebut yaitu seluruh pengurus, pengelola, takmir masjid dan Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) tidak menyelenggarakan pawai takbir. Selain itu, tidak menfasilitasi penyelenggaraan salat Id di masjid, musholah, tanah lapang dan sejenisnya sampai terbit keputusan pemerintah yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19.

Kedua sambungnya, umat Islam yang ingin menyelenggarakan salat Id dihimbau untuk melaksanakannya dirumah masing-masing sesuai dengan tuntunan yang dikeluarkan MUI. Ketiga, open house, halal bi halal dan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) ditiadakan. Sementara silaturahmi antar keluarga dapat dilaksanakan melalui media sosial, (video call) atau dapat dilakukan secara terbatas mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran.

Poin keempat, pendistribusian zakat fitrah, infak dan sedekah (ZIS) dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan Amil Zakat Masjid dilakukan dengan menghindari kerumunan massa. Penyalurannya dilakukan dengan cara mengantarkan langsung ke rumah penerima zakat.

“Kelima, aparat pemerintah, pemimpin Ormas Islam, dan petugas keamanan serta seluruh masyarakat agar mensosialisasikan maklumat ini dengan sebaik-baiknya dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat,” jelasnya.

Maklumat ini telah disepakati dan ditandatangani Kepala Kemenag Kendari H. Zainal Mustamin, Ketua MUI Kota Kendari, Muhammad Yahya Obaid, Ketua PHBI Kota Kendari Alamsyah Lotunani, Ketua NU Kota Kendari H. Muh Saleh, Ketua Muhammadiyah Kendari Abdul Mannang, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir, Dandim 1417 Kendari Kolonel Inf Alamsyah dan Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy