Pemkab Muna dan Mubar Tutup Objek Wisata – Kendari Pos
Muna

Pemkab Muna dan Mubar Tutup Objek Wisata

Amiruddin Ako


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Muna memutuskan menutup seluruh objek wisata setempat selama masa libur lebaran. Kebijakan itu dimaksudkan sebagai langkah mitigasi penyebaran Covid-19. Pemkab melarang kerumunan orang di tempat wisata untuk keperluan rekreasi. Penutupan objek wisata tersebut dituangkan dalam instruksi Kepala Dinas Pariwisata nomor 556/122/2020 yang dikeluarkan sejak Minggu 24 Mei. Keputusan itu berlaku bagi semua destinasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, Amiruddin Ako, menerangkan, beberapa objek wisata yang selalu padat pengunjung selama masa libur lebaran adalah Pantai Meleura, Napabale, Towea maupun Walengkabola. Angka kunjungan bahkan mencapai puluhan ribu setiap objek wisata tersebut. “Kita memerhatikan potensi penyebaran virus. Makanya untuk saat ini, objek wisata kami tutup agar tidak ada kosentrasi massa,” terangnya, kemarin.

Mantan Kabaghumas Setkab Muna itu menambahkan, penutupan objek wisata sudah dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Kabupaten, Pemerintah Kecamatan dan Desa serta aparat kepolisian dan TNI. Setiap objek wisata akan dipantau oleh stakeholder terkait. Ia meminta masyarakat menaati keputusan tersebut. “Untuk saat ini, sebaiknya tunda dulu liburannya,” paparnya. Ia melanjutkan, kebijakan tersebut memang akan berdampak ekonomi pada sektor jasa maupun usaha kecil masyarakat di lokasi wisata. Kendati begitu, Pemkab untuk saat ini lebih mengedepankan keselamatan masyarakat dari bahaya virus.

Ia mengimbau semua pihak bekerja sama mencegah pandemi, termasuk dengan tidak mengunjungi lokasi wisata lebih dulu. “Tidak ada liburan yang mengancam keselamatan. Maka sebainya kita berada di rumah agar lebih aman,” pungkasnya. Langkah serupa juga dilakukan Pemkab Muna Barat (Mubar). Kadis Pariwisata Mubar, Ali Kadirun, menyatakan, secara nasional, tempat wisata ditengah pandemi Covid-19, ditutup. “Pada prinsipnya Pemkab tidak mengizinkan untuk membuka tempat wisata sementara waktu. Hal itu untuk menghindari kontak fisik dalam mencegah penyebaran covid-19,” ungkapnya. Ia menjelaskan, tempat wisata yang sering dikunjungi para wisatawan ada pada empat tempat. Yakni Pulau Indo, Pantai Pajala, Permandian Matakidi dan Wakante.

Ia meminta masyarakat selalu mengikuti imbauan pemerintah saat ini tentang protokol kesehatan. “Jaga jarak, hindari kerumunan dan senantiasa menggunakan masker. Kami minta agar tidak mengunjungi tempat wisata,” pungkasnya. (c/ode/yaf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy