Pemkab Butur Siapkan 2.000 Paket Sembako Untuk Lansia, Janda, Yatim dan Penyandang Disabilitas – Kendari Pos
Buton Utara

Pemkab Butur Siapkan 2.000 Paket Sembako Untuk Lansia, Janda, Yatim dan Penyandang Disabilitas

KENDARIPOS.CO.ID — Wabah Covid-19 telah memberi dampak sangat besar. Bukan hanya pada kesehatan, pendapatan masyarakat menurun drastis dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Olehnya itu, wajar jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk menalangi dampak sosial akibat penyebaran virus mematikan tersebut. Tak hanya menyosialisaskan protokoler kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, pemerintahan yang dipimpin Bupati, Abu Hasan itu memastikan puluhan ribu kepala keluarga (KK) di Lipu Tinadkeono Sara tersebut telah menerima bantuan paket Sembako. Begitu pula dengan anak yatim piatu, janda tanpa penghasilan tetap, anak penyandang disabilitas dan warga telah lanjut usia (Lansia) 70 tahun keatas. Semua mendapatkan perhatian khusus pemerintah dengan diberikan paket sembako.

“Bantuan paket Sembako susulan sebanyak 2.000 paket diperuntukkan untuk anak yatim, penyandang disabilitas dan masyarakat telah lanjut usia. Semua sudah dikemas, tinggal disalurkan pada yang membutuhkan. Data penerima telah difinalisasi paling lambat pekan ini dibagikan bantuannya,” ujar Abu Hasan, kemarin. Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Butur itu memastikan, penyaluran bantuan paket Sembako tepat sasaran dan tidak akan menimbulkan masalah dikemudian hari dengan adanya komplain dari masyarakat karena tak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Penerima bantuan berbasis data valid teranyar atau terupdate.

“Perekonomian lumpuh, pendapatan masyarakat menurun drastis. Akibat aktivitas masyarakat terbatas sebagai upaya menghentikan penyebaran virus. Olehnya itu, Pemerintah hadir untuk meringankan beban mereka dengan menyalurkan paket sembako,” tuturnya. Mantan Karo Hums Pemprov Sultra itu mengungkapkan, penyediaan bahan bantuan kebutuhan pokok dengan memberdayakan pedagang lokal, bukan dari luar. Sebuah kebijakan agar perputaran uang terjadi dalam Butur tidak keluar ke daerah lain. “Pengadaan bahan pokok sembako yang dibagikan masyarakat semua dibeli dari pedagang lokal Butur. Pelaku usaha lokal tentu juga butuh perhatian pemerintah. Selama pandemi Covid-19, pendapatan pelaku usaha juga turun drastis,” terangnya. (adv/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy