Pemda Kolaka Diminta Maksimalkan Penyuluhan dan Pengawasan Covid-19 – Kendari Pos
Kolaka

Pemda Kolaka Diminta Maksimalkan Penyuluhan dan Pengawasan Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Sejak dua bulan terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka telah fokus untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 yang mewabah pada sejumlah daerah di tanah air. Upaya tersebut dinilai sudah cukup baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar pencegahan penularan virus corona di Bumi Mekongga bisa lebih maksimal.

“Hasil pantauan kami di lapangan, yang belum optimal adalah penyuluhan ke masyarakat. Itu harus kontinyu dan melibatkan tenaga kesehatan. Pemantauan dan pengawasan orang yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP) dan orang dalam resiko (ODR) juga belum maksimal karena masih belum ada keseragaman atau Protap baku sebagai pedoman petugas. Baik itu desa atau petugas kesehatan,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Kolaka, dr. Hakim Nurmampa, Minggu (10/5).

Anggota Komisi I DPRD Kolaka, dr. Hakim Nurmampa

\

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Antam Pomalaa itu, langkah penting yang harus dilakukan Pemkab Kolaka untuk mencegah penularan Covid-19 yaitu berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada warga terjangkit. “Pemerintah juga harus memperketat pengawasan arus lintas manusia di Posko perbatasan yang akan masuk ke Kabupaten Kolaka. Orang-orang yang datang dari luar khususnya zona merah dan akan tinggal beberapa hari di Kolaka harus dipantau dan diawasi ketat,” pesannya.

Legislator PAN ini juga meminta pemerintah agar mempersiapkan sumber daya manusia dan peralatan medis untuk ruang isolasi mengantisipasi jika sudah ada kasus yang nantinya dirawat di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka (RSBG) Kolaka. “Pemerintah juga harus melakukan screening dengan rapid test bagi orang-orang dengan risiko tinggi tertular dan menularkan seperti tenaga kesehatan, masyarakat dengan status ODP, PDP dan OTG. Di samping itu, pengawasan penerapan penggunaan masker, sosial distancing dan phsycal distancing harus terus dilakukan,” tambahnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kolaka hingga Minggu (10/5) pagi kemarin, jumlah ODP di wilayah tersebut ada 10 orang. Selain itu, juga telah diberitakan bahwa hasil rapid test covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap sejumlah masyarakat menunjukkan bahwa 13 orang hasilnya reaktif. Delapan diantaranya adalah tenaga medis. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy