Pegawai Kemenag Kolaka Jalani Rapid Test – Kendari Pos
Kolaka

Pegawai Kemenag Kolaka Jalani Rapid Test

Kepala Kantor Kemenag Kolaka, Abdul Aziz Baking (kedua dari kanan) saat mengikuti rapid test Covid-19 di Kantor Dinkes Kolaka, kemarin. ZULFADLY NUR/KENDARI POS


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka melalui Dinas Kesehatan menggelar pemeriksaan rapid test bagi masyarakat tak terkecuali aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Bumi Mekongga. Momen tersebut dimanfaatkan pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka untuk mengikuti pemeriksaan rapid test terkait virus corona.

Jumat (8/5) kemarin, puluhan pegawai Kemenag Kolaka menjalani pemeriksaan di kantor Dinkes. Kepala Kantor Kemenag Kolaka, Abdul Aziz Baking, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk usaha dalam memutus penularan Covid-19. “Sekitar 20 pegawai, termasuk Kepala Seksi melakukan pemeriksaan rapid test. Ini bertujuan untuk menscreening seluruh pegawai yang ada di lingkungan kantor Kemenag Kolaka dan memastikan apakah yang bersangkutan dalam kondisi aman dan sehat atau terpapar Covid-19,” kata Abdul Aziz Baking.

Sementara itu, Anggota Tim Rapid Test dari Dinkes Kolaka, dr. H. Abd. Azis Amin, MARS menyampaikan, hasil rapid test seluruh pegawai Kemenag dinyatakan negatif. Ia mengimbau kepada seluruh warga Kemenag Kolaka khususnya yang masih sering berinteraksi dengan masyarakat baik di kantor maupun di lapangan agar meluangkan waktu untuk datang ke Kantor Dinkes Kolaka dan melakukan pemeriksaan rapid test sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Saat pemeriksaan nanti kami harapkan agar pegawai Kemenag Kolaka jujur menyampaikan riwayat perjalanan yang telah dilakukan sebelumnya pada petugas. Begitupun keluhan dan kondisi yang sedang dirasakan pada saat pemeriksaan,” pesannya.

Azis Amin menjelaskan, dalam pemeriksaan rapid test Covid-19 ini, apabila hasilnya reaktif maka perlu pemeriksaan lebih lanjut yakni pengambil sampel swab. Jika positif, maka harus dikonfirmasi kembali melalui pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit yang sudah ditunjuk oleh pemerintah. “Jika hasil pemeriksaan negatif, perlu juga dicek kembali 7 sampai 10 hari sesudah pemeriksaan rapid test yang pertama,” jelasnya. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy