New Normal, Pariwisata Sultra Kembali Bergeliat – Kendari Pos
Metro Kendari

New Normal, Pariwisata Sultra Kembali Bergeliat

KENDARIPOS.CO.ID — Selama pandemi Covid-19 merebak, sektor pariwisata di negeri ini lumpuh. Wabah ini memengaruhi semua sendi-sendi kehidupan. Tak sedikit program pembangunan yang digagas pemerintah harus dibatalkan, anggarannya dialihkan mengatasi pandemi.

Di tengah musibah yang tidak ada kepastian mereda, Pemerintah Pusat membuat skenario baru untuk memulihkan keadaan ekonomi dan kehidupan sosial yang disebut “New Normal”.

Tujuannya agar segala aktivitas kembali berjalan normal, tentunya dengan ketentuan protokol kesehatan Covid-19. Kebijakan itu akan memacu Pemprov Sultra untuk kembali menggenjot pembangunan sektor pariwisata.

Sultra dibawah kendali Gubernur Ali Mazi memiliki 4 misi (agenda pokok) pembangunan daerah. Dalam misi itu, salah satunya adalah memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi. Tak heran gubernur bertekad memaksimalkan potensi-potensi daerah, seperti pertanian, kelautan dan perikanan, pertambangan dan pariwisata.

Khusus sektor pariwisata, Ali Mazi meyakini Sultra dapat menjadi ikon dan identitas baru di bidang pariwisata Indonesia di masa yang akan datang. “Keyakinan saya cukup beralasan, mengingat Sultra dikaruniai oleh tuhan dengan berbagai potensi pariwisata yang sangat beragam dan berkualitas. Setidaknya kita memiliki 2.067 potensi wisata, terdiri dari 1.082 wisata alam, 881 wisata atraksi seni-budaya dan 104 wisata buatan,” tuturnya saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, kemarin.

Bahkan beberapa wisata sangat populer, baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti, Wakatobi yang juga ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata nasional, Pulau Labengki, Keraton Buton, air panas Wawolesea, Taman Nasional Rawaaopa, Gua Liang Kabori Muna, Gua Matarombeo Konawe Utara, Air Terjun Tumburano Wawonii, dan destinasi-destinasi lainnya.

Belum ada kepastian kapan Covid-19 berakhir. Pemerintah pusat telah menyiapakan skenario New Normal untuk membangun sebuah kondisi kehidupan bangsa di saat pandemi.

“Menghadapi new normal, industri pariwisata Sultra harus mampu bangkit dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Diperlukan pemahaman dan rumusan-rumusan baru di berbagai aspek kepariwisataan, khususnya dari aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan,” katanya.

Sultra juga memiliki ikon wisata berkelas internasional, seperti rute perjalanan kapal rekreasi internasional (international cruise rute), walace line, serta memiliki geo-park dan fauna pandemik. “Ini semua merupakan modal berharga dalam pembangunan pariwisata, terlebih didukung oleh situasi kondisi keamanan wilayah. Termasuk sikap dan prilaku masyarakat Sultra yang selalu ramah dan terbuka menerima kedatangan para tamu, baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

Melihat besarnya potensi pariwisata itu, politisi NasDem ini meyakini penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi di bidang pariwisata sangat menjanjikan. “Saya mengajak seluruh kalangan pengusaha industri pariwisata untuk bersinergi dengan pemerintah, pengusaha, akademisi, masyarakat dan media,” ujarnya. (adv/yog)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy