Masyarakat Masih Abai, Positif Korona di Sultra Bertambah – Kendari Pos
Nasional

Masyarakat Masih Abai, Positif Korona di Sultra Bertambah

Plt.Kadis Kesehatan Sultra, dr.Andi Hasnah (tengah) bersama Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr.Rabiul Awal (kiri) saat merilis data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Sultra, Rabu (13/5).


KENDARIPOS.CO.ID — Kesadaran masyarakat menjaga diri dari paparan virus korona (Covid-19) dinilai masih rendah. Masih sering ditemukan masyarakat beraktivitas di luar rumah, berada dalam kerumunan massa. Bahkan sering tak memakai masker. Rendahnya kesadaran masyarakat dan masih abai terhadap protokol kesehatan memicu bertambahnya daftar panjang pasien positif virus korona.

Gugus tugas Covid-19 Provinsi Sultra merilis tambahan kasus positif korona sekira 91 kasus. Data itu per 13 Mei 2020. Sebelumnya hanya 76 kasus. Totalnya kini menjadi 167 kasus positif Covid-19. Rinciannya, pasien yang dirawat 147 orang, pasien sembuh 17 orang dan meninggal tiga orang.

Juru bicara tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Sultra, dr. Rabiul Awal mengatakan dari 91 kasus baru, jumlah terbanyak disumbang dari Kabupaten Bombana sekira 60 kasus. “Rincian kasus baru dari Kabupaten Bombana 60 kasus, Kota Kendari 14 kasus, Konawe 4 kasus, Konawe Selatan 3 kasus, Kolaka Timur 2 kasus, Kolaka Utara 1 kasus, dan serta Wakatobi 6 kasus merupakan kasus pertama positif hari ini. Selain itu, 1 kasus dari luar wilayah Sultra. Kebanyakan kasus hari ini berasal dari klaster KM Dorolonda,”terangnya di dampingi Kadis Kesehatan Sultra, dr.Hj.Andi Hasnah saat merilis data kasus korona, Rabu (13/5) kemarin.

Sementara rincian penyebaran kasus positif korona di Sultra, daerah yang menduduki posisi terbanyak kasus positif korona adalah Kabupaten Bombana 65 kasus, disusul Kota Kendari dengan total 48 kasus. Sementara untuk Kabupaten Muna 12 kasus, Kolaka Timur 9 kasus, Kolaka Utara 7 kasus, Kota Baubau 5 kasus, Konawe 7 kasus, Konawe Selatan (Konsel) 6 kasus, Wakatobi 6 kasus, dan Kolaka 1 kasus positif.

Kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah penambahan 113 kasus, sehingga totalnya berjumlah 901 kasus. Semula sekira 788 kasus OTG. Lalu, Orang Dalam Pengawasan (ODP) tetap, sekira 171 kasus. Sedangkan kasus Pasien Dalam Perawatan (PDP) berkurang 5, kini menjadi 18 kasus dari sebelumnya 23 kasus. (rah/yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy