Lelang Online, Pemprov Sultra Hemat Rp 65 Miliar – Kendari Pos
Metro Kendari

Lelang Online, Pemprov Sultra Hemat Rp 65 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Penerapan lelang online tak hanya membuat proses pengadaan lebih akuntabel dan transparan. Di sisi lain, Pemprov bisa melakukan penghematan anggaran. Tiap tahun, Pemprov bisa melakukan penghematan antara Rp 20 s.d Rp 40 miliar. Tapi tahun ini, anggaran yang bisa dihemat naik signifikan. Hingga awal Mei, Pemprov bisa melakukan penghematan anggaran sebesar Rp 65 miliar.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sultra, Dr Rony Yakob Laute mengatakan anggaran yang bisa dihemat masih akan bertambah. Pasalnya, proses lelang masih berlangsung. Dari 501 paket yang ditayang dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (Si-RUP), tinggal 48 paket yang belum ditender. Selebihnya sudah rampung dan masih tahap lelang.

“Alhamdulillah, tahun ini efisiensi yang kita peroleh dari lelang cukup besar. Bila tahun-tahun sebelumnya, paling besar hanya sekitar Rp 40 miliar. Khusus tahun ini naik tajam. Hingga Mei ini, anggaran yang bisa dihemat Rp 65 miliar. Sisa anggaran lelang secara otomatis akan masuk ke kas daerah. Nantinya, bisa digunakan di APBD perubahan,” kata Ronny kemarin.

Mantan Pj Bupati Muna Barat (Mubar) ini menambahkan semula paket yang ditayangkan hanya 486 paket. Namun belakangan bertambah menjadi 501 paket. Dari jumlah itu, sebagian besar sudah ditender. Total pagu anggaran tahun ini sebesar Rp 1,413 triliun. Dari jumlah itu, Rp 1,226 triliun telah tanda tangan kontrak. Dari 32 instansi, 22 diantaranya memasuki tahap perampungan proses tender.

“Nominal anggaran yang tandatangan kontrak menunjukan proyek yang nilainya fantastik telah rampung. Begitupun dengan adanya penambahan paket. Artinya proses pembangunan infrastruktur yang direncanakan oleh berbagai OPD di Sultra itu, bergerak dinamis. Progres tendernya pun relatif lancar, kendati di tengah situasi genting wabah covid-19,” ujar mantan Kabag Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) ini.

Paket yang ditayang di SiRUP sebagian besar bersumber dari APBD atau sekitar Rp 1,412 triliun. Hanya Rp 1,5 miliar dari APBN. Anggaran terbesar terserap di pengerjaan konstruksi senilai Rp 1,3 triliun, diikuti paket konsultansi Rp 28 miliar, jasa lainnya Rp 34 miliar dan pengadaan barang Rp 4,89 miliar. (b/m6)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy