KSOP Kendari : Transportasi Laut Tak Ditutup, Penumpang Harus Penuhi Syarat Ini – Kendari Pos
Metro Kendari

KSOP Kendari : Transportasi Laut Tak Ditutup, Penumpang Harus Penuhi Syarat Ini

KENDARIPOS.CO.ID — Selama masa mudik, moda transportasi laut tidak akan ditutup. Kendati demikian, warga tak bisa seenaknya bisa berpergian. Untuk berpergian, mereka harus memenuhi syarat sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran Dirjen Perhubungan Laut nomor 21 tahun 2020. Untuk itulah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari tetap memperketat pengawasan. Kepala KSOP Kendari, Letkol Marinir Benyamin Ginting mengaku telah memperketat pengawasan di pelabuhan sesuai dengan protokol kesehatan. “Namun saat ini makin diperketat, di mana harus ada beberapa persyaratan dokumen yang disiapkan setiap calon penumpang yang akan berangkat saat akan melakukan pembelian tiket,” tandasnya.

SE ini kata dia, mulai berlaku sejak 8 Mei 2020. Calon penumpang yang tidak memiliki dokumen yang dipersyaratkan tidak akan diberi izin berangkat. Syaratnya, penumpang harus menunjukan KTP atau tanda pengenal lain yang sah. Wajib memiliki surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan test PCR dan rapid test. “Bagi ASN, TNI dan Polri harus mengantongi surat yang ditandatangani minimal pejabat setingkat eselon II. Surat tugas bagi BUMN/BUMD atau perusahaan swasta yang ditandatangani oleh direksi atau kepala kantor,”jelasnya.

Penumpang yang tidak mewakili lembaga pemerintah, harus memiliki surat pernyataan yang ditandatangani di atas materi dan diketahui oleh lurah atau kepala desa setempat. Bagi mahasiswa atau pelajar yang ingin bepergian keluar daerah atau lintas kabupaten harus memiliki surat keterangan dari universitas atau sekolah.

Bukan itu saja, penumpang dari luar negeri juga harus memiliki surat keterangan dari badan perlindungan pekerja migrasi Indonesia atau perwakilan RI luar negeri. “Terakhir, bagi penumpang dengan kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia juga harus memiliki surat keterangan kematian dari tempat yang akan dikunjungi. Tetapi ini khusus angkutan orang. Sementara angkutan kargo dan barang masih tetap berjalan normal dari awal hingga saat ini,”ucapnya.

Saat ini, KSOP telah membentuk posko-posko tim gabungan di tiap pelabuhan penyeberangan guna perketatan pengawasan. “Terminal pangkalan perahu sudah berjalan check pointnya, sementara untuk pelabuhan nusantara baru akan dilakukan launcing posko tim gabungan tanggal 21 Mei nanti,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Hado Hasina meminta masyarakat tak bepergian atau mudik lebaran. Upaya ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Andaikan harus berpergian, ia berpesan menghindari kerumunan. Ia pun meminta masyarakat mematuhi social dan physical distancing jika berada di transportasi umum. “Keselamatan keluarga harus diutamakan. Jangan sampai, keinginan kita mudik justru membahayakan orang lain. Dari hasil pantauan di lapangan, arus mudik transportasi laut jelang Idul Fitri merosot hingga 80 persen,” katanya. (b/m3/rah)

Syarat Penumpang Sesuai SE Dirjen Perhubungan Laut

  1. KTP atau Tanda Pengenal Lain yang Sah
  2. Hasil Pemeriksaan PCR atau rapid test
  3. Izin Pejabat Eselon II Bagi ASN dan TNI-Polri
  4. Surat Direksi Bagi Pegawai BUMN/BUMD dan Swasta
  5. Surat dari Lurah atau Kades Bagi Masyarakat Umum
  6. Izin PT atau Sekolah Bagi Mahasiswa dan Pelajar
  7. Penumpang dari Luar Negeri Wajib Miliki Surat BP2MI

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy