Kendari Alami Deflasi 0,05 Persen – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Kendari Alami Deflasi 0,05 Persen

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud saat menyampaikan data rilis bulanan BPS Sultra secara virtual, Senin (4/5).

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat deflasi Kota Kendari pada April 2020 sebesar 0,05 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 103,10. Dari 90 kota di Indonesia, 51 kota di antaranya mengalami deflasi dan 39 kota mengalami inflasi.

Deflasi terdalam terjadi di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung sebesar 0,92 persen dengan IHK 102,31 sedangkan deflasi terendah tercatat di Kota Bogor, Jawa Barat dan Kota Semarang, Jawa Tengah masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing 105,93 dan 104,86.

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud menjelaskan, deflasi Kota Kendari disebabkan oleh turunnya indeks harga pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,88 persen, transportasi 1,43 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya 0,12 persen.

Sementara, kelompok yang mengalami inflasi antara lain kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,07 persen, makanan, minuman dan tembakau 0,68 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,17 persen, pakaian dan alas kaki 0,08 persen, serta perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,02 persen. Kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya, kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan atau relatif stabil.

“Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada April 2020 antara lain pepaya muda, bayam, wortel, jagung muda, angkutan udara, daging ayam ras, cabai merah, kangkung, cabai rawit, dan sawi hijau.
Sedangkan Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain daun kelor, pir, pempek, ikan layang, emas perhiasan, gula pasir, pizza, telur ayam ras, cumi-cumi, dan ikan rambe,” ujar Edy Mahmud, Senin (4/5).

Lanjut dia, komoditas yang memberikan sumbangan deflasi adalah wortel, bawang merah, cabai merah, sawi hijau, bayam, kangkung, daging ayam ras, cabai rawit, biaya pulsa ponsel dan angkutan udara. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah ikan layang/ikan benggol, beras, emas perhiasan, telur ayam ras, daun kelor, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, gula pasir, ikan cakalang/ikan sisik, tempe dan cumi-cumi.

Edy menyebut, tingkat inflasi tahun kalender tercatat -0,73 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2020 terhadap April 2019) tercatat 0,44 persen. “Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama April 2019 tercatat 0,46 persen, tahun kalender (Desember 2018-April 2019) sebesar 0,91 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun untuk April 2019 terhadap April 2018 tercatat 3,08 persen,” pungkasnya. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy